TIMIKA, REDAKSI LINTAS – Aliansi Peduli Pengusaha Orang Asli Papua (APPOAP) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai lamban menjalankan program pembangunan.
Ketua APPOAP menilai kondisi pembangunan di Kabupaten Mimika saat ini membutuhkan langkah cepat dan keputusan yang berani. Rendahnya realisasi belanja modal hingga pertengahan tahun menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Selain persoalan birokrasi, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga memberikan dampak besar terhadap sektor konstruksi. Biaya transportasi, distribusi material, dan operasional proyek mengalami peningkatan sehingga pemerintah terpaksa melakukan penyesuaian volume pekerjaan pada sejumlah Proyek Strategis Daerah (PSD) dengan total anggaran sekitar Rp94 miliar. Penyesuaian tersebut dilakukan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga meskipun terjadi kenaikan harga material.
APPOAP memahami bahwa kondisi ekonomi nasional menjadi tantangan, namun keterlambatan administrasi dan proses pengadaan tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan. Setiap kepala OPD dituntut mampu mencari solusi, mempercepat proses tender, serta memastikan seluruh program dapat berjalan sesuai target.
Menurut APPOAP, evaluasi yang dilakukan Bupati merupakan langkah yang tepat untuk memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara profesional, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Bila ditemukan pimpinan OPD yang tidak mampu menjalankan tugasnya secara optimal, maka penyegaran organisasi merupakan kewenangan yang patut dipertimbangkan demi efektivitas pemerintahan.
APPOAP juga mengajak seluruh ASN dan pimpinan OPD untuk mendukung penuh visi pembangunan Bupati dan Wakil Bupati Mimika melalui peningkatan disiplin, integritas, serta percepatan pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.
Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha Orang Asli Papua, APPOAP berharap pembangunan infrastruktur, penyediaan air bersih, jalan, jembatan, serta proyek-proyek strategis lainnya dapat segera terealisasi karena akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesempatan bagi pengusaha lokal Papua untuk berpartisipasi dalam pembangunan.
APPOAP menegaskan bahwa dukungan kepada Bupati Mimika bukan ditujukan kepada individu semata, melainkan sebagai bentuk komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Masyarakat Mimika membutuhkan hasil nyata. Sudah saatnya seluruh perangkat daerah bergerak lebih cepat agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutup APPOAP. (RL)






