Demi Kemanusiaan, Kaban BPBD Labuhanbatu Pimpin Langsung Pencarian Korban Hanyut di Sungai Bilah

Demi Kemanusiaan, Kaban BPBD Labuhanbatu Pimpin Langsung Pencarian Korban Hanyut di Sungai Bilah

LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS.COM – Demi kemanusiaan dan sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan masyarakat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu, M. Perjuangan Hasibuan, S.STP., M.Si., turun langsung memimpin proses pencarian seorang warga yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Bilah, Desa Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban diketahui bernama Dian Dewangga (16), warga Desa Kampung Padang.

Mendapat laporan adanya warga yang hanyut, Kaban BPBD Labuhanbatu langsung menginstruksikan personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) untuk bersiaga dan bergerak menuju lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat BPBD terhadap laporan masyarakat sekaligus untuk mempercepat upaya pencarian korban.

Memasuki hari kedua pencarian, tim TRC BPBD Labuhanbatu bersama aparat Polsek Bilah Hilir/Polres Labuhanbatu, Babinsa Kodim 0209/LB, perangkat Desa Kampung Padang serta masyarakat setempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Dalam pencarian tersebut, petugas menggunakan perahu karet milik BPBD serta dua unit perahu bermesin milik masyarakat. Penyisiran dilakukan dengan menelusuri aliran Sungai Bilah hingga radius sekitar 500 meter dari titik lokasi korban dilaporkan tenggelam.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban sebelumnya sedang mandi bersama abang kandung dan teman-temannya di aliran Sungai Bilah pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat berada di sungai, korban diketahui tidak sanggup menyeberangi aliran sungai. Abang kandung dan teman-temannya sempat menyaksikan korban tenggelam dan kemudian terbawa arus sungai.

Seorang pengemudi sampan yang berada di sekitar lokasi juga sempat melihat kejadian tersebut dan berusaha memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat korban tidak berhasil diselamatkan dan kemudian terbawa arus.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan oleh para saksi dan abang korban kepada orang tua korban, Dedi Sandra, serta Kepala Dusun, Husin Wijaya. Laporan kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Kampung Padang, Selamat, untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan BPBD Kabupaten Labuhanbatu.

Di lokasi pencarian, Kaban BPBD Labuhanbatu, M. Perjuangan Hasibuan, membenarkan adanya musibah tersebut.

“Kami berterima kasih kepada perangkat desa dan masyarakat yang cepat tanggap melaporkan kejadian ini kepada BPBD Labuhanbatu, sehingga kami dapat segera merespons laporan tersebut,” ujar Perjuangan.

Ia menegaskan, BPBD Kabupaten Labuhanbatu akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami musibah dan berupaya maksimal dalam proses pencarian korban.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin melakukan pencarian di setiap titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan,” katanya.

Untuk memperkuat proses pencarian, BPBD Labuhanbatu juga telah berkoordinasi dengan Basarnas Tanjung Balai Asahan dan meminta dukungan dalam upaya pencarian korban.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan tim Basarnas Tanjung Balai Asahan untuk membantu mengupayakan pencarian korban. Semoga dengan maksimalnya seluruh upaya pencarian, korban Dian Dewangga dapat segera ditemukan,” ujar Perjuangan.

Dalam proses pencarian tersebut, tampak hadir Kaban BPBD Labuhanbatu M. Perjuangan Hasibuan beserta staf, Kapolsek Bilah Hilir, Bhabinkamtibmas Polres Labuhanbatu, Babinsa Kodim 0209/LB, Kepala Desa Kampung Padang, kepala dusun serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian.

Sinergi antara BPBD, TNI-Polri, pemerintah desa dan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencarian korban sekaligus menunjukkan kepedulian bersama dalam menghadapi musibah yang terjadi di tengah masyarakat. (JP/RL)

Writer: JulipEditor: RAHMA