Bupati Maya Hasmita dan Sekda Labuhanbatu Hadiri Sosialisasi Jamsostek Award 2026, Tegaskan Komitmen Wujudkan Universal Coverage Ketenagakerjaan

Bupati Maya Hasmita Hadiri Sosialisasi Jamsostek Award

MEDAN, REDAKSI LINTAS Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., didampingi Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe, menghadiri sekaligus mengikuti Sosialisasi Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek Award) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro, Kota Medan, Jumat (19/6).

Kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut bertujuan memperkuat implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan serta mendukung terwujudnya Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di seluruh daerah di Indonesia.

Melalui Jamsostek Award, pemerintah memberikan apresiasi kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, perusahaan besar, perusahaan menengah, hingga pelaku usaha mikro dan kecil yang berkomitmen dalam memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maya Hasmita menegaskan dukungannya terhadap program Universal Coverage Jamsostek yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas perlindungan bagi tenaga kerja.

“Sebagai Koordinator Bupati/Wali Kota se-Sumatera Utara, saya sangat mendukung program Universal Coverage Jamsostek. Semoga program ini dapat terealisasi secara optimal di Provinsi Sumatera Utara sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat pekerja,” ujar Bupati.

Bupati Maya menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berupaya meningkatkan perlindungan sosial bagi para pekerja. Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 860 guru non-ASN yang pembiayaannya ditanggung melalui APBD Kabupaten Labuhanbatu pada tahun 2026.

Selain itu, Pemkab Labuhanbatu juga tengah menyiapkan inovasi program One People One UCJ sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dalam memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Ke depan, kami berencana menjalankan program One People One UCJ, di mana setiap ASN akan membantu satu penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Sementara bagi pejabat eselon, ditargetkan dapat membantu minimal sepuluh penerima manfaat,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan pekerja rentan yang membutuhkan perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, Direktur BPJS Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa penghargaan yang sebelumnya dikenal dengan nama Paritrana Award kini menggunakan nomenklatur baru, yakni Jamsostek Award.

Ia menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting negara untuk menjamin keberlangsungan hidup pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja, kematian, maupun saat memasuki masa pensiun.

“Jamsostek Award bukan sekadar penghargaan seremonial, melainkan instrumen strategis untuk mendorong percepatan perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap Jamsostek Award 2026 dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja Indonesia sesuai amanat Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Turut mendampingi Bupati Labuhanbatu dalam kegiatan tersebut Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Labuhanbatu. (Red/JP)

Writer: JULIPEditor: RAHMA