BARITO KUALA, REDAKSI LINTAS – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Gerakan Tanam Serempak 52.000 hektare yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia di lahan Optimasi Lahan (OPLAH) BP Bangkit Membangun, Desa Jejangkit Pasar, Kecamatan Jejangkit, Jumat (12/06).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional dalam memperkuat sektor pertanian dan mendukung percepatan swasembada pangan. Pelaksanaan gerakan tanam serempak difokuskan pada kawasan Optimasi Lahan (OPLAH) dan Corporate Social Responsibility (CSR), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat pusat hingga daerah.
Kehadiran Bupati Barito Kuala dalam kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Kuala dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dari Dinas Pertanian Kabupaten dan Provinsi, serta Kementerian Pertanian melakukan penanaman serentak se-Indonesia. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Barito Kuala,” ujar Bupati H. Bahrul Ilmi dalam sambutannya.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Barito Kuala memiliki potensi pertanian yang besar dan strategis bagi Kalimantan Selatan maupun Indonesia. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Barito Kuala sebagai salah satu kawasan pertanian unggulan harus dijaga dan dibuktikan melalui peningkatan produktivitas pertanian.
“Ini adalah simbol dan harga diri Kalimantan Selatan. Batola dipercayakan oleh Bapak Gubernur sebagai kawasan pertanian unggulan yang harus kita tunjukkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman, M.S., memberikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan langsung Bupati Barito Kuala dalam kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa dari seluruh Indonesia, hanya terdapat tiga kepala daerah tingkat kabupaten yang hadir secara langsung dalam Gerakan Tanam Serempak, dan salah satunya adalah Bupati Barito Kuala.
“Barito Kuala menyumbang 333 ribu ton pada produksi padi tahun 2025. Untuk tahun 2026, kami telah berdialog dengan Bapak Bupati terkait upaya perluasan cakupan pengembangan pertanian ke depan,” ungkap Syamsir Rahman.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Brigade Pangan di Kecamatan Jejangkit yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengelolaan lahan pertanian secara masif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Camat Jejangkit, para Kepala Desa, Kapolres Barito Kuala, Kodim 1005 Barito Kuala, perwakilan Kementerian Pertanian, DPTPH Barito Kuala, DPKP Kalimantan Selatan, Bulog, BWS Kalimantan III Banjarmasin, Pupuk Indonesia, BBRMP Kalimantan Selatan, BBPP Binuang, PJ Swasembada Pangan, BRMP Rawa, KELSI Penyuluhan Kalimantan Selatan, Koordinator BPP, Brigade Pangan, serta berbagai unsur terkait lainnya.
Acara ditutup dengan prosesi penanaman padi secara serentak oleh Bupati Barito Kuala bersama para tamu undangan, dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan serta kedaulatan pangan nasional. (RL)






