Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama, Bukti Komitmen Perkuat Sektor Pertanian dan Perikanan

Gubernur Kalsel Raih Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama, Bukti Komitmen Perkuat Sektor Pertanian dan Perikanan

KOTABATU, REDAKSILINTAS.COM – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang berkelanjutan mendapat apresiasi melalui Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama yang diberikan oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional kepada Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Pembukaan Rembug Paripurna KTNA Nasional Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Penghargaan diterima mewakili Gubernur Kalsel oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Syarifuddin. Dalam kesempatan tersebut, Kalsel menjadi satu-satunya provinsi yang diwakili gubernurnya sebagai penerima penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Utama, bersama sejumlah penerima lainnya, termasuk Menteri Pertanian Republik Indonesia dan Direktur Pupuk Indonesia.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat pembangunan sektor pertanian dan perikanan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pembangunan pertanian dan perikanan. Tentunya ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat,” ujar Rusdi.

Menurutnya, pembangunan pertanian dan perikanan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, petani, nelayan, pelaku usaha, organisasi profesi serta seluruh pemangku kepentingan.

“Ke depan, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat. Kita ingin pembangunan sektor pertanian dan perikanan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan dampak terhadap kesejahteraan petani dan nelayan serta mendukung keberlanjutan sumber daya,” jelasnya.

Rusdi menambahkan, momentum tersebut semakin strategis karena menjadi bagian dari rangkaian Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan bertindak sebagai koordinator.

Menurutnya, keterlibatan Kalsel dalam kegiatan nasional tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat jejaring dan pertukaran pengetahuan antara petani, nelayan, pemerintah daerah dan berbagai pihak yang bergerak dalam pembangunan sektor pangan.

“PENAS menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, berbagi pengalaman, inovasi dan praktik baik. Harapannya, apa yang kita dapatkan dari kegiatan ini dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan pertanian dan perikanan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Rusdi berharap penghargaan yang diterima Gubernur Kalsel dapat menjadi penyemangat bagi seluruh stakeholder untuk terus bekerja bersama mewujudkan sektor pertanian dan perikanan yang tangguh, produktif dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya penghargaan untuk pemerintah, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh petani, nelayan dan stakeholder yang selama ini bersama-sama membangun sektor pertanian dan perikanan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA