Wagub Hasnuryadi Minta Dukungan KBB atas Kepemimpinan Muhidin-Hasnur Membawa Kalimantan Selatan Bekerja Bersama

Hasnuryadi

BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS – Warga suku Dayak Bakumpai di Kalimantan Selatan yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) melangsungkan buka puasa bersama sekaligus syukuran hari jadi ke-73 (22 Pebruari 1953 – 22 Pebruari 2026), pada Senin (23/02/2026) di Sekretariat KBB Pusat Jalan Perdagangan – HKSN Banjarmasin.

Acara yang dihadiri para habaib, ulama dan guru-guru agama itu, turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman didampingi istri, Ketua BKOW Kalsel Hj Ellyana Trisya Hasnuryadi.

Wagub Hasnuryadi yang saat ini menjabat Ketua Dewan Pengawas KKB Pusat, mengatakan, kegiatan keagamaan seperti ini akan selalu didukung.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, disampaikan selamat kepada KKB yang solid bertahan di usia 73 tahun, waktu yang tidak singkat dengan segala kegiatan positifnya seperti tadusan selama Ramadan dan aksi amal lainnya.

“Ulun dan pak Gubernur H Muhidin, juga terus meminta dukungan pian-pian barataan, membawa Banua Kalimantan Selatan tercinta ini, Bekerja Bersama,” ujar Hasnuryadi.

Sementara itu, Ketua Umum KKB Pusat, Yuni Nur Abdi Sulaiman (adik kandung Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman), mengatakan, warga Bakumpai saat ini tersebar di banyak provinsi di Indonesia, bahkan ke luar negeri seperti Malaysia hingga Arab Saudi.

Yuni juga mengajak warga Bakumpai untuk terus menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

Buka puasa diisi tausih oleh Habib Quraisy Baharun, pendiri Pondok Pesantren As Shidqu Cirebon.

Dalam tausiahnya, Habib Quraisy mengajak warga Bakumpai yang ada, terus mempererat hubungan persaudaraan, karena setiap muslim di akhirat diberi kesempatan memberikan syafaat kepada saudaranya seiman seagama.

Habib Quraisy juga menjelaskan, Allah SWT menciptakan manusia di bumi ini berbangsa-banga dan bersuku-suku, agar saling menjaga kerukunan dan kebersamaan, bukan sendiri-sendiri.

Tausiah kedua disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Mabu’un Tanjung, KH Ahmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro yang menjelaskan bagaimana orang yang suka bersilaturahmi dan mencintai Rasulullah SAW, mendapat kemuliaan di sisi Allah SWT.

Disampaikan Guru Jaro, orang yang masuk surga itu bukan karena banyak ibadah atau pahalanya, melainkan karena kasih sayang Allah SWT.

Syarat mendapatkan Rahmat Allah, antara lain, banyak berbuat baik kepada orang lain dan mencintai Rasulullah SAW.

Guru Jaro pun berdoa, berkat kegiatan berkumpul seperti ini, mendapat keberkahan Allah SWT.
Buka puasa bersama dan peringatan hari jadi ke 73 KKB ditutup dengan shalat magrib berjamaah yang diimami Habib Muhammad Al Habsyi, dan pemotongan nasi tumpeng. (Adpim/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA