BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H M Syarifuddin terima kunjungan dari Kepala Pusat Komponen Cadangan, Badan Komponen Cadangan Nasional (Kapuskomcad Bacadnas), Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/7) pagi di Ruang Sekdaprov Kalsel ini, merupakan pertemuan lanjutan tentang rencana pelaksanaan Pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi ASN di Provinsi Kalimantan Selatan.
Sekdaprov H M Syarifuddin dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa Pemprov Kalsel menyambut dengan baik dan akan mendukung rencana pelaksanaan Pelatihan Komcad ini.
“Pemprov Kalsel tentunya menyambut dengan baik dan akan mendukung pelaksanaan Pelatihan Komcad ini. Pak Gubernur H Muhidin juga mulai menindaklanjuti hal ini, dan sudah menyampaikan terkait hal ini dengan semua kepala daerah yang ada di Kalsel, beberapa waktu yang lalu,” sampai Sekdaprov.
“Dan alhamdulillah semua menyanggupi, sehingga disepakati lah untuk peserta nanti akan ada 500 orang, yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Kalsel,” lanjut Sekdaprov Syarifuddin.
Sekdaprov Kalsel juga menyampaikan bahwa sebelumnya kendala yang dihadapi adalah karena Pemprov Kalsel memang belum menganggarkan kegiatan ini.
Namun sampai Sekdaprov, untuk hal ini sudah ditindaklanjuti dan program ini sudah dimasukkan dalam RKPD Perubahan 2026.
“Untuk tahun ini sudah dialokasikan untuk pelaksanaan Pelatihan Komcad ini. Mudah-mudahan dapat dilaksanakan nanti setelah Oktober 2026. Dan semoga nanti segala prosesnya berjalan dengan lancar,” ujar Sekdaprov Kalsel.
Pada kesempatan ini, Brigjen TNI Hengki menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalsel H Muhidin, dan Pemprov Kalsel yang sudah memberikan respon positif terkait rencana pelaksanaan Pelatihan Komcad ini, dan dirinya berharap Pemprov Kalsel dapat menjadi role model bagi pemerintah daerah lain di Indonesia.
“Untuk rencana pelaksanaan Pelatihan Komcad ini, Pemprov Kalsel adalah salah satu pemerintah daerah yang menerima dengan baik, meskipun lika liku dan dinamika yang dihadapi cukup besar,” ujarnya.
“Untuk itu, kami juga akan berupaya untuk bisa mengakomodir sesuai keinginan Pak Gubernur nantinya,” sambungnya.
Brigjen TNI Hengki juga menyampaikan bahwa Pelatihan Komcad ini merupakan salah satu implementasi vital dari program Asta Cita dan dimasukkan sebagai agenda prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, sehingga untuk itu seluruh daerah harus melaksanakannya.
Dirinya juga menyampaikan agar Pelatihan Komcad ini jangan dilihat dari latdasmil(latihan dasar militer) nya saja, karena utamanya adalah untuk pembangunan karakter yang berintegritas dan pantang menyerah, untuk menghadapi ancaman nirmiliter yang ada di Indonesia.
“Yang ngeri itu sebenarnya ancaman nirmiliter, yaitu ancaman yang tidak menggunakan senjata, tapi ada di sekitar kita. Sekitar kita belum aman dari ancaman itu, dan itulah tujuan diadakannya Komcad,” sampainya.
Di akhir kunjungannya, Brigjen TNI Hengki juga menyampaikan bahwa Komcad ini akan berkesinambungan dan proyeksinya adalah tersedianya 2 batalyon(1.000 orang) Komcad di tiap kabupaten/kota, yang terdiri dari ASN, Sipil dan juga perusahaan swasta.
“Untuk itu, yang menjadi pilot projectnya adalah unsur dari pemda, dan harapannya nanti agar dapat disosialisasikan kepada perusahaan swasta, karena bela negara ini sejatinya merupakan kewajiban semua pihak,” ujarnya menutup kunjungan.
Turut berhadir mendampingi Sekdaprov Kalsel, Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, Kepala BPAKD Kalsel, Fatkhan dan Plt Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra.
Kehadiran Kapuskomcad Brigjen TNI Hengki Yuda Setiawan, turut didampingi Danrindam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Ali Ikhwan, Kasi Ter Kasrem 101/Ant, Kol. Inf. Lamdewick Brucelee Karthines, Kabagdik Rindam XXII/Tambun Bungai, Kol. Inf. Tunggul dan Kabud Rendiatuk, Kol. Kav. Dr. Susanto. (HY/RL)






