BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS.COM — Di tengah kondisi cuaca panas dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel H. Muhidin bersama jajaran pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqo di Lapangan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, Selasa (25/8).
Salat Istisqo yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 08.40 WITA tersebut diikuti sekitar 5.000 jamaah yang memenuhi lapangan Masjid yang berlangsung tertib, aman, dan lancar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman, M.AB., Ketua DPRD Provinsi Kalsel Dr. (HC) H. Supian HK, S.H., M.H., Dankodaeral XIII Tarakan Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si., dan Kabinda Kalsel Brigjen Pol Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H.
Tampak hadir pula Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., Kakanwil Kemenag Provinsi Kalsel Dr. H. Muhammad Tambrin, M.Pd., alim ulama, habaib, dan masyarakat Kalimantan Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan istighfar bersama, dilanjutkan pembukaan dan sambutan oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin.
Gubernur menyampaikan bahwa Salat Istisqo merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kondisi panas dan kekeringan yang berlangsung hampir satu bulan telah memicu munculnya sejumlah titik kebakaran di beberapa wilayah Kalsel.
“Mari kita bersama-sama berdoa dan berikhtiar agar Allah SWT segera menurunkan hujan di Kalimantan Selatan, sehingga kekeringan dan kebakaran yang terjadi dapat segera teratasi,” ujarnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, relawan, TNI, Polri, BPBD, serta para petugas pemadam yang terus berupaya menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Ia mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan Salat Istisqo di masjid dan mushala masing-masing sebagai bentuk doa dan ikhtiar bersama. “Semoga ikhtiar ini dapat terkabulkan, seperti kemaren terjadi hujan di wilayah Kabupaten Balangan,” tegasnya.
Usai sambutan, jamaah melaksanakan Salat Istisqo yang dipimpin oleh Ustadz H. Ahmad Sawiti, S.Ag., M.H.I.
Sementara itu, khotbah Salat Istisqa disampaikan Ustadz H. Ilham Humaidi. Dalam khotbahnya, jamaah diajak untuk melakukan introspeksi diri di tengah kondisi kekeringan dan tidak turunnya hujan.
Disampaikan pula bahwa Allah SWT telah memberikan berbagai nikmat kepada manusia yang tidak terhitung jumlahnya. Karena itu, kondisi yang terjadi hendaknya menjadi momentum untuk memperbanyak istighfar, meninggalkan kemaksiatan, memperbaiki diri, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salat Istisqo menjadi salah satu ikhtiar bersama pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat Kalsel dalam menghadapi kondisi kekeringan serta dampaknya, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan. (YD/RL)










