JAKARTA, REDAKSILINTAS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Syarifuddin menghadiri talkshow yang digelar Nusantara TV dengan tema “Zona Cuan” di gedung NT Tower, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Dalam talkshow yang membahas potensi dan kekuatan ekonomi daerah tersebut, Syarifuddin menyampaikan bahwa ekonomi Kalsel tumbuh sebesar 5,28 persen.
“Pertumbuhan Ekonomi Kalsel sebesar 5,28 persen, dan tentu patut kita syukuri. Namun kita juga menyadari bahwa ekonomi Kalsel masih cukup bergantung pasa pertambangan,” ucapnya.
Syarifuddin menyebut, kedepannya Pemerintah Provinsi Kalsel harus memperkuat sumber daya lainnya. “Karena itu, ke depan kita tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam. Kita harus memperkuat pertanian. perikanan, industri pengolahan, perdagangan, dan UMKM.
Menurut Syarifuddin, pertumbuhan ekonomi dikatakan baik apabila dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung, seperti peningkatan pendapatan.
“Yang kita inginkan adalah pertumbuhan yang tidak hanya tinggi, tetapi juga dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan, kesempatan kerja, dan daya beli,” ungkapnya.
Lebih lanjut Syarifuddin mengatakan bahwa hilirisasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalsel. Ia menyebut, saat ini Kalsel memiliki kekayaan batu bara, kelapa sawit, karet, pertanian, dan perikanan yang terus didorong agar semakin maju dan memberikan nilai tambah lebih besar bagi daerah.
Syarifuddin menyebut, saat ini produk dari kelapa sawit sudah melakukan hilirisasi dalam bentuk minyak goreng dan B50, dan akan terus dikembangkan lagi.
“Prinsipnya, jangan hanya bahan mentah yang keluar dari Banua. Tetapi nilai tambah, lapangan kerja, dan kesejahteraan juga harus tinggal di Banua,” tegasnya. (HY/RL)






