TMMD ke-129 Rampung, Pemprov Kalsel Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa di Tiga Kabupaten

TMMD ke-129 Rampung, Pemprov Kalsel Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa di Tiga Kabupaten

BANJARBARU, REDAKSILINTAS.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 hasil sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama TNI resmi rampung.

Program ini menghadirkan sejumlah pembangunan dan peningkatan sarana prasarana untuk mendukung kebutuhan masyarakat perdesaan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kotabaru, dan Barito Kuala (Batola).

Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Iwan Ristianto melalui Kepala Seksi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Frendy Arifin, mengatakan, keterlibatan Pemprov Kalsel dalam program TMMD merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan infrastruktur di kawasan perdesaan.

Menurutnya, kolaborasi dengan TNI menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan pembangunan desa, terutama pada sarana dan prasarana yang belum sepenuhnya dapat dibiayai melalui anggaran desa.

“Melalui bidang pengembangan kawasan perdesaan, kami terus melaksanakan pembangunan maupun peningkatan infrastruktur desa. Salah satunya melalui kerja sama dengan TNI dalam program TMMD ke-129 yang telah selesai dilaksanakan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kotabaru, dan Barito Kuala,” ujarnya, Kamis (5/11/2026).

Frendy menjelaskan, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pembangunan meliputi rehabilitasi satu unit musala, pembuatan dua unit MCK serta pembangunan satu unit TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) di Desa Awang.

Sementara itu, di Kabupaten Kotabaru, kegiatan yang dilaksanakan berupa rehabilitasi satu unit musala dan pembangunan satu unit MCK atau WC sehat musala.

Adapun di Kabupaten Barito Kuala, tepatnya Desa Tamban, program TMMD ke-129 mencakup rehabilitasi satu unit musala, pembangunan dua unit MCK atau WC sehat, rehabilitasi satu unit Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), serta pembangunan satu unit pos keamanan lingkungan (poskamling).

Ia berharap seluruh infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas serta kebutuhan dasar warga desa.

“Harapannya, infrastruktur yang sudah dibangun maupun ditingkatkan ini bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat di desa tersebut. Karena kita memahami anggaran dana desa belum tentu mencukupi untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan,” jelasnya.

Melalui dukungan tersebut, Pemprov Kalsel berupaya mengambil bagian dalam mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

“Sinergi bersama TNI juga diharapkan terus berlanjut sebagai salah satu upaya memperkuat pembangunan kawasan perdesaan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (HY/RL)