Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Apresiasi Pertujukan Karya Penyandang Disabilitas; Merdeka Berkarya bagi Disabilitas Tanpa Batas

Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman Apresiasi Pertujukan Karya Penyandang Disabilitas; Merdeka Berkarya bagi Disabilitas Tanpa Batas

MARTAPURA, REDAKSI LINTAS.COM – Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang memastikan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya, berprestasi, berekspresi, dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

Semangat itulah yang tergambar saat Wakil Gubernur Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, memberikan dukungan langsung kepada para penyandang disabilitas netra dan fisik di Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, Martapura, Rabu (26/8/2026) malam.

Melalui kegiatan bertajuk “Merdeka Berkarya bagi Disabilitas Netra dan Fisik” yang digelar Dinas Sosial Kalsel tersebut, para penyandang disabilitas mendapat ruang untuk menampilkan bakat, potensi, dan kemampuan melalui rangkaian penampilan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan puisi, hingga penampilan band.

Kehadiran Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua BKOW Kalsel, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi tidak sekadar menjadi bentuk dukungan pemerintah, tetapi juga menunjukkan bahwa ruang untuk tampil dan berkarya harus terbuka bagi siapa saja, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun netra.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya maupun menjadi penghalang untuk mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat.

Bagi Wagub Hasnuryadi, setiap karya dan keberanian untuk tampil merupakan bentuk nyata dari semangat kemerdekaan. Sebab, pembangunan dan kemajuan Banua tidak hanya membutuhkan mereka yang memiliki kemampuan tanpa keterbatasan, tetapi juga memberi tempat yang setara bagi seluruh warganya untuk tumbuh, percaya diri, dan memberikan manfaat.

“Merdeka berkarya bagi disabilitas tanpa batas.” ungkap Wagub Hasnuryadi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Wagub Hasnuryadi menilai penampilan para penyandang disabilitas menjadi bukti bahwa semangat, kepercayaan diri, kesempatan, dan dukungan bersama mampu melahirkan karya yang membanggakan.

“Semangat dan dukungan bersama mampu menghasilkan karya yang membanggakan.”tuturnya.

Selain itu, Wagub Hasnuryadi juga mengajak seluruh pihak menjadikan momentum 81 tahun Indonesia merdeka sebagai pengingat untuk menjalankan amanah dan pengabdian dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh masyarakat.

“Berikan kesempatan yang sama kepada semua pihak.”ujarnya.

Wagub Hasnuryadi menegaskan, semangat tersebut sejalan dengan tagline atau slogan resmi yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel periode 2025–2030, H. Muhidin dan H. Hasnuryadi Sulaiman : ‘ Bekerja Bersama, Merangkul Semua’.

“Mari buktikan Banua memberikan ruang bagi semua kalangan untuk berkarya.” tegasnya.

Kepada seluruh talenta yang tampil, Wagub Hasnuryadi berpesan agar tidak berhenti berkarya dan berprestasi serta menginspirasi masyarakat.

“Teruslah berkarya, teruslah berprestasi, dan teruslah menginspirasi.” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Wagub Hasnuryadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sekaligus mengajak semua yang hadir memaknai kemerdekaan dengan semangat kebersamaan.

“Dirgahayu Republik Indonesia tercinta. Merdeka!” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kalsel, Muhammad Farhanie menilai keberanian para penyandang disabilitas untuk tampil dan menunjukkan kemampuan merupakan hal yang patut diapresiasi. Menurutnya, mereka tidak hanya menjadi penerima manfaat program rehabilitasi sosial, tetapi juga memiliki peran dalam pembangunan daerah.

“Kalian bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pelaku pembangunan.” ujarnya.

Menurutnya, peringatan kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan perlu dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pembangunan Kalsel perlu terus diarahkan menjadi semakin inklusif dan ramah disabilitas.

“Mari kita bangun Kalsel yang semakin inklusif dan ramah disabilitas.” lanjutnya.

Kepada para peserta yang tampil, Farhanie berpesan agar tidak ragu untuk memiliki cita-cita, menghasilkan karya, dan menunjukkan kemampuan. Keterbatasan, menurutnya, bukan alasan untuk berhenti mengejar prestasi.

“Jangan takut bermimpi, jangan takut berkarya, jangan takut tampil.”tutupnya.

Selain ruang ekspresi dan apresiasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan kursi roda dari Pemerintah Provinsi Kalsel kepada empat penerima, yakni Muammar dan Muhammad Saifi dari Banjarmasin, Alifatus Zahro dari Kabupaten Banjar, serta Anisa Nur Azizah dari Banjarbaru.

Bantuan secara simbolis diserahkan Wakil Gubernur Kalsel H. Hasnuryadi Sulaiman didampingi Ketua BKOW Kalsel Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi dan jajaran terkait, sebagai bentuk dukungan untuk menunjang mobilitas dan kemandirian penyandang disabilitas.

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Hj. Galuh Tantri Narindra, Kepala Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan, Andri Iswandi beserta para tamu undangan lainnya. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA