LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS – Surat Perintah Tugas (SPT) yang diterbitkan oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi sorotan. Pasalnya, SPT tersebut disebut diterbitkan tanpa sepengetahuan Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Haloban, Susyani, SKM., MKM.
SPT dengan Nomor 800/2400/PUSK-TH/VII/2026, tertanggal 22 Juli 2026, tersebut berisi penugasan untuk mengikuti kegiatan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu.
Informasi mengenai penerbitan SPT tersebut kemudian ditelusuri awak media dengan menghimpun keterangan dari lingkungan Puskesmas Tanjung Haloban. Dalam penelusuran itu, muncul pula dugaan lain terkait penggunaan tanda tangan sejumlah pihak dalam dokumen atau petisi yang dibuat di lingkungan puskesmas.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.
Untuk memastikan informasi mengenai SPT tersebut, awak media menghubungi Kapus Tanjung Haloban, Susyani, melalui pesan WhatsApp. Saat dikonfirmasi apakah dirinya pernah memerintahkan KTU untuk membuat SPT dimaksud, Susyani menjawab:
“Saya tidak pernah perintahkan KTU membuat SPT tersebut.”
Keterangan tersebut kemudian dikonfirmasi kembali kepada KTU Puskesmas Tanjung Haloban, M. Nasution, melalui WhatsApp.
Awak media mengajukan sejumlah pertanyaan, antara lain mengenai tugas dan fungsi KTU, dasar penerbitan SPT Nomor 800/2400/PUSK-TH/VII/2026 tertanggal 22 Juli 2026 yang memuat tanda tangan Kapus, serta adanya informasi mengenai dugaan penggunaan tanda tangan beberapa orang dalam pembuatan petisi di lingkungan puskesmas.
Hingga berita ini diterbitkan pada 21 Agustus 2026, M. Nasution belum memberikan jawaban atas konfirmasi tersebut.
Terkait munculnya dugaan pemalsuan tanda tangan, aspek tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan proses hukum oleh pihak yang berwenang. Demikian pula terkait kewenangan penerbitan SPT, diperlukan penjelasan resmi mengenai mekanisme administrasi dan kewenangan masing-masing pejabat di lingkungan Puskesmas Tanjung Haloban. (JP/RL)






