Pimpin Apel Gabungan, Kepala Inspektorat Labuhanbatu Warning OPD: Stop Habiskan Anggaran, Fokus pada Hasil Kinerja!

Kepala Inspektorat Labuhanbatu Warning OPD

LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS – Kepala Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu, Arlan Teruna Ritonga, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun program dan anggaran. Ia meminta kebiasaan lama yang hanya berorientasi menghabiskan anggaran tanpa hasil yang terukur segera ditinggalkan.

Penegasan tersebut disampaikan Arlan saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di Lapangan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Senin (6/7/2025).

“Mari kita ubah pola pikir kita bersama. Dari yang sekadar berpikir bagaimana menghabiskan anggaran, menjadi bagaimana menghasilkan kinerja yang optimal,” tegas Arlan di hadapan ratusan peserta apel.

Apel gabungan diikuti Asisten II Ikram Syahputra, Asisten III Zaid Harahap, para kepala OPD, pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, pelaksana, hingga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Dalam arahannya, Arlan mengapresiasi kedisiplinan seluruh ASN yang rutin mengikuti apel setiap Senin. Menurutnya, apel bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Arlan juga menekankan pentingnya penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Ia meminta seluruh perangkat daerah mengawal proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) secara konsisten dan terukur.

Menurutnya, penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 harus berlandaskan evaluasi kinerja yang objektif. Setiap usulan program wajib mengacu pada capaian kinerja yang telah dituangkan dalam LKjIP sehingga anggaran yang disusun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan APBD yang lebih berkualitas, Arlan menetapkan tiga kebijakan strategis yang harus menjadi perhatian seluruh OPD, yakni menghentikan program yang bersifat duplikasi dan tidak memberikan dampak nyata, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan yang tidak efektif, serta memperkuat program-program yang terbukti berhasil dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah agar memastikan setiap program disusun berdasarkan data yang valid, memiliki indikator kinerja yang jelas, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Setiap rupiah anggaran harus memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, penyusunan APBD harus dilakukan secara profesional, akuntabel, efisien, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 mampu menghasilkan program pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (JP/RL)

Writer: JULIPEditor: RAHMA