JAKARTA, REDAKSI LINTAS – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar Workshop Penyusunan Standar Harga Bidang Konstruksi Tahun Anggaran 2027 di Hotel Redtop Jakarta, Kamis (4/6).
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Asisten II Setda, Kepala BPKAD, Kepala BP2RD, serta Tim Penyusun Standar Harga Kabupaten Barito Kuala.
Bupati H. Bahrul Ilmi menegaskan bahwa standar harga bidang konstruksi merupakan instrumen yang sangat mendasar dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, penyusunan standar harga yang presisi bukan sekadar memenuhi aspek administrasi teknis, tetapi menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Ia mengingatkan bahwa ketidaksesuaian dalam menetapkan standar harga berpotensi menghambat kualitas output pembangunan fisik, perencanaan program, hingga menimbulkan kendala administratif maupun hukum di kemudian hari.
Lebih lanjut, H. Bahrul Ilmi menjelaskan bahwa dinamika perekonomian yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kenaikan harga material, upah tenaga kerja, dan peralatan konstruksi yang cukup signifikan.
Kondisi tersebut menuntut Pemerintah Kabupaten Barito Kuala untuk bergerak cepat, responsif, dan cermat dalam menetapkan standar harga yang tidak hanya realistis secara ekonomi, tetapi juga memiliki dasar legalitas yang kuat. Dengan demikian, standar harga yang disusun dapat menjadi acuan yang kokoh dalam penyusunan anggaran pembangunan daerah.
Workshop yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan narasumber dari PT Pilar Teknologi Surabaya. Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk bekerja keras, berkolaborasi, dan menjaga semangat kebersamaan demi menghasilkan standar harga yang berkualitas serta mendukung peningkatan efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. (RL)






