SUNGAI TABUK, REDAKSILINTAS.COM — Tim gabungan Korem 101/Antasari bersama mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (FH ULM) dan mahasiswa UNISKA bergerak cepat dalam upaya menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sungai Tabuk. Jum’at (25/9).
Personel gabungan berjibaku melakukan pemadaman titik api sekaligus pembasahan secara intensif di area dalam maupun luar Gardu Induk PLN Sungai Tabuk. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api kembali meluas serta mengantisipasi dampak asap yang berpotensi mengganggu keamanan kawasan.
Gardu Induk PLN merupakan bagian penting dalam sistem penyaluran energi listrik kepada masyarakat. Karena itu, upaya pemadaman dan pembasahan dilakukan secara cepat dan menyeluruh untuk menjaga kawasan tersebut dari ancaman api dan memastikan aset vital kelistrikan tetap dalam kondisi aman.
Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla. Keterlibatan mahasiswa FH ULM dan UNISKA bersama personel Korem 101/Antasari menjadi wujud kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan sekaligus keamanan fasilitas publik.
Sinergi lintas institusi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, khususnya di kawasan yang berdekatan dengan permukiman, fasilitas umum, maupun objek vital.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
Korem 101/Antasari bersama mahasiswa dan masyarakat berkomitmen untuk terus bersinergi menjaga lingkungan serta melindungi objek vital demi keamanan dan kepentingan masyarakat. (HY/RL)






