Sekda Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe memimpin Apel Gabungan Kelompok I sekaligus beri penghargaan di Lapangan BKPP

Sekda Labuhanbatu

REDAKSI LINTAS, LABUHANBATU – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tengah bersiap melakukan transformasi struktural pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekaligus memperketat kewaspadaan terhadap ancaman cuaca ekstrem. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Labuhanbatu, Ir. Hasan Heri Rambe, saat memimpin Apel Gabungan Kelompok I di Lapangan BKPP, Senin (19/1).

​Dalam amanatnya, Sekda mengungkapkan bahwa penataan organisasi BPBD ke depan akan merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2025. Regulasi ini menjadi komitmen pemerintah daerah untuk menyempurnakan tata kerja perangkat daerah dalam penanganan bencana.

​”Kedepannya BPBD akan terbagi menjadi tiga tipe, yaitu tipe A, B, dan C. BPBD Kabupaten Labuhanbatu akan menyesuaikan dengan kondisi wilayah, identitas perangkat daerah, serta beban tugas berdasarkan fungsi yang ada,” ujar Hasan Heri Rambe.

Langkah ini diambil agar respons terhadap bencana di wilayah Labuhanbatu menjadi lebih terukur, efektif, dan sesuai dengan karakteristik geografis daerah.

​Selain fokus pada pembenahan birokrasi, Sekda memberikan peringatan serius terkait kondisi cuaca yang tidak menentu. Tingginya intensitas curah hujan belakangan ini dinilai berpotensi memicu banjir dan genangan air yang dapat melumpuhkan aktivitas publik.

​Hasan menekankan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa dan kesehatan masyarakat. Untuk itu, ia menyerukan langkah preventif melalui aksi nyata di lapangan.

​”Saya mengajak kita semua untuk meningkatkan kepedulian. Langkah sederhana namun berdampak besar adalah dengan gotong royong membersihkan lingkungan, terutama memastikan saluran air dan parit bebas dari sumbatan sampah,” tambahnya.

Menutup rangkaian apel, Sekda menegaskan bahwa semangat kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi tantangan daerah. Sebagai bentuk nyata kepedulian internal, acara diakhiri dengan pemberian tali asih kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna bakti serta mereka yang sedang tertimpa musibah.

​”Melalui semangat gotong royong, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan tanggung jawab sosial kita sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.

Turut hadir, para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setdakab, Para Pimpinan OPD dan Para Peserta Apel Gabungan Kelompok I. (Red/JE/RL)

Writer: JulipEditor: RAHMA