BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H dengan penuh ilmu dan mempererat tali silaturahmi, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Fathul Jannah Muhidin, menghadiri Kajian Muslimah di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Kamis (12/2/2026) pagi.
Kajian Muslimah Sabilal Muhtadin tersebut mengangkat tema “Sambut Ramadhan, Raih Keberkahan Pahala, dan Perkuat Ukhuwah Islamiyah” dengan menghadirkan penceramah Hj. Mardiana Muchtar.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Masrupah Syarifuddin, jajaran pengurus TP PKK Provinsi Kalsel, perwakilan organisasi perempuan lainnya, serta penampilan Grup Maulid Habsyi Jannatun Nisa dari DWP Kanwil Kemenag Kalsel, bersama para tamu undangan lainnya.
Kajian ini diikuti jamaah perempuan dari berbagai kalangan dan bersifat terbuka untuk umum, sehingga menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menambah ilmu keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Diawali dengan lantunan shalawat Nabi Muhammad SAW serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana khidmat dan penuh kekhusyukan di rumah ibadah kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj. Fathul Jannah Muhidin menyampaikan bahwa kehadiran para jamaah bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan momentum penting untuk memperkuat keimanan di tengah peran dan kesibukan perempuan masa kini.
“Kehadiran kita di sini bukan sekadar silaturahmi biasa. Di tengah kesibukan kita sebagai istri, ibu, maupun wanita karier, kajian ini adalah waktu bagi kita untuk ‘mengisi daya’ iman agar tetap kokoh menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Lebih lanjut, Istri orang nomor satu di Kalsel ini juga mengapresiasi antusiasme para jamaah yang hadir dan menekankan peran strategis perempuan dalam membangun peradaban dan masa depan daerah.
“Ulun sangat mengapresiasi semangat Ibu-ibu sekalian. Ingatlah bahwa wanita adalah tiang negara. Jika wanitanya baik dan berilmu, maka insya Allah akan lahir generasi masa depan Banua yang cerdas, santun, dan religius dari tangan Ibu-ibu sekalian,” tuturnya.
Selain itu, Hj. Fathul Jannah mengajak seluruh jamaah untuk menyimak kajian dengan sungguh-sungguh sebagai bekal dalam menyambut Ramadhan.
“Mari kita simak bersama kajian yang disampaikan oleh Ustazah sebagai bekal dan pencerahan dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Semoga ilmu yang didapat bisa kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun dalam pergaulan masyarakat,” katanya.
Hj. Fathul Jannah juga mendoakan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa serta amalan lainnya selama Ramadhan.
“Ulun juga mendoakan semoga kita semua diberikan kesehatan badan agar dapat menjalankan ibadah puasa dan kewajiban lainnya dengan sempurna. Semoga pertemuan ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Hj. Mardiana Muchtar dalam ceramahnya mengajak seluruh jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual dan mental.
Ia menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum terbaik bagi setiap muslimah untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal saleh, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, keberkahan Ramadhan dapat diraih dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta komitmen untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Ramadhan adalah bulan pendidikan bagi jiwa. Di bulan inilah kita dilatih untuk menahan diri, memperbanyak sabar, serta memperkuat keikhlasan dalam beribadah. Maka mari kita sambut dengan persiapan terbaik, agar setiap amal bernilai pahala berlipat ganda,” tuturnya di hadapan jamaah.
Hj. Mardiana juga mengingatkan pentingnya peran perempuan sebagai madrasah pertama bagi keluarga, sehingga nilai-nilai keislaman yang dipelajari dapat diterapkan di rumah dan diwariskan kepada anak-anak.
Ia berharap melalui kajian ini, para muslimah semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta Banua Kalsel.
Kajian Muslimah ini diharapkan menjadi sarana peningkatan keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat kaum perempuan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh kesiapan. (rfq/RL)






