BANJARMASIN, REDAKSILINTAS.COM — Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia Tahun 2026, Korem 101/Antasari menggelar rangkaian kegiatan Bazar TNI dan Bhakti Kesehatan yang dipusatkan di Makorem 101/Antasari, Jl. Jend. Sudirman Banjarmasin, Selasa (22/09).
Berbagai kegiatan sosial diluncurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut mencakup Pazar Murah, pengobatan gratis, aksi donor darah, pembagian sekitar 1.300 paket sembako gratis, serta penyerahan santunan kepada para veteran di wilayah Kalimantan Selatan.
Acara dihadiri langsung oleh Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, S.Sos., M.Si, bersama Danrindam XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Ali Akhwan, S.E.
Tampak hadir pula Danlanud Sjamsudin Noor, Danlanal Banjarmasin, Kasrem 101/Ant, Para Kepala Dinas Prov. Kalsel, Para Kasi Korem 101/Ant, Ketua Persit KCK Koorcabrem 101 PD XII/TB hingga pelaku UMKM.
Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan bahwa pelaksanaan Bazar TNI ini digelar secara serentak sebagai bentuk sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi terkait.
“Dengan tema TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat adil dan makmur. Kami melaksanakan pasar murah ini secara serentak dan membagikan sekitar 1.300 paket sembako. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, sekaligus menekan angka inflasi daerah akibat adanya kenaikan harga beberapa komoditas,” ujar Brigjen TNI Ilham Yunus.
Sementara itu, Anisa, warga Banjarmasin mengaku sangat senang dengan adanya Bazar Murah yang digelar oleh Korem 101/Ant, karena harga yang dijual lebih murah dari harga pasaran. “Terimakasih kepada TNI yang telah menggelar bazar murah, harga yang dijual memang benar-benar murah,” ucapnya
Selain Bazar TNI dan Bhakti Kesehatan, Korem 101/Antasari sebelumnya juga telah melaksanakan aksi penanaman pohon mangrove serta kerja bakti pembersihan di berbagai titik fasilitas umum dan lingkungan yang dinilai kurang bersih.
Mengenai kegiatan perlombaan yang biasanya menyemarakkan HUT TNI, Danrem menjelaskan adanya penyesuaian khusus bagi wilayah terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Enam provinsi yang tergolong rawan Karhutla, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan, memutuskan untuk tidak menggelar kegiatan perlombaan.
“Mengingat kondisi Karhutla yang masih terjadi serta ancaman kabut asap yang meningkat, maka agenda perlombaan ditiadakan,” ujarnya. (Agus Supardi)






