BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (KPID Kalsel) menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka meminta masukan serta pertimbangan strategis terkait rencana program kerja tahun 2026.
Ketua KPID Provinsi Kalimantan Selatan, M. Leoni Hermawan, menyampaikan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal KPID Kalsel untuk memulai tahun 2026 dengan niat baik serta fokus pada kegiatan-kegiatan unggulan yang telah direncanakan.
“Kami meminta saran, pertimbangan, dan masukan dari Diskominfo sebagai mitra strategis kami, agar program kerja KPID Kalsel ke depan benar-benar selaras dengan kewenangan dan tugas kami,” kata Leoni, Banjarbaru, Senin (2/2/2026).
Ia menegaskan, KPID Kalsel memiliki tugas, wewenang, dan tanggung jawab dalam menjaga peran penyiaran di Kalimantan Selatan agar berjalan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
Dalam audiensi tersebut, Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, M. Muslim, memberikan berbagai saran dan masukan yang dinilai relevan dengan kewenangan KPID, khususnya dalam mengawal dan mengawasi penyiaran agar tetap taat asas dan taat aturan.
“Alhamdulillah, Pak Kadis sangat mendukung apa yang menjadi rencana dan kesepakatan kami di KPID Kalsel. Beliau juga memberikan banyak masukan konstruktif agar pengawasan penyiaran di daerah berjalan optimal,” ucap Leoni.
Lebih lanjut, Leoni mengungkapkan bahwa fokus KPID Kalsel ke depan adalah menjaga konsistensi ekosistem penyiaran, baik pada media konvensional seperti radio dan televisi, maupun terhadap konten penyiaran yang berkembang di ruang digital dan media sosial.
“Kami diamanatkan untuk mampu merespons dinamika penyiaran yang ada di tengah masyarakat, termasuk yang beredar luas di media sosial. Ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab KPID Kalsel,” pungkasnya.
Melalui audiensi ini, KPID Kalsel berharap sinergi dengan Diskominfo Prov Kalsel semakin kuat dalam mendukung penyelenggaraan penyiaran yang sehat, berkualitas, dan sesuai regulasi. (MC Kalsel/RL)






