BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel sukses menorehkan dua prestasi membanggakan di bidang statistik. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola data demi pembangunan yang lebih terukur.
Prestasi pertama datang dari majalah IT terbesar di Indonesia, yakni IT Works. Pemprov Kalsel berhasil meraih penghargaan Bintang 4, sebuah pencapaian eksklusif yang menjadikan Pemprov Kalsel sebagai satu-satunya pemerintah provinsi di Indonesia dengan nilai tersebut.
”Terobosan yang kita lakukan adalah penggunaan fitur AI pada aplikasi Satu Data Indonesia (SDI) kita. Fitur AI ini sangat membantu bila digunakan oleh pimpinan dalam mengambil keputusan supaya lebih tepat, efektif, dan efisien,” kata Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Seksi Pengelolaan Data Statistik, Muhammad Hidayatullah di Banjarbaru, Senin (9/2/2026).
Tak hanya itu, Pemprov Kalsel juga mencatatkan lompatan signifikan pada nilai Indeks Satu Data Indonesia (SDI). Setelah sebelumnya berada di predikat “Cukup” dengan 50 poin pada tahun 2024, di tahun 2025 ini Kalsel berhasil naik kelas ke predikat “Baik” dengan 80,5 poin.
Dari tiga domain pada Indeks SDI dua domain mengalami peningkatan signifikan yakni Domain Penyelenggaraan SDI, dan Domain Data Leadership dari nilai sebelum nya 42,61 poin menjadi 75,82 poin, dan 51,09 poin menjadi 86,01 poin.
Begitu juga dengan Domain Kebijakan dan Kelembagaan yang turut mengalami kenaikan dari nilai sebelumnya 74,73 poin menjadi 87,33 poin.
Hidayatullah menegaskan bagwa keberhasilan ini tidak lepas dari upaya tim yang melakukan observasi dan studi tiru ke Pemprov Jawa Timur untuk mengadopsi berbagai praktik positif dalam pengelolaan data.
”Alhamdulillah hasilnya juga signifikan dari cukup menjadi predikat baik dengan peningkatan nilai yang cukup jauh. Teman-teman di seksi pengelolaan data statistik bisa bekerja keras untuk meningkatkan indeks SDI Kalsel,” tambahnya.
Melalui dua prestasi ini, Pemprov Kalsel berharap seluruh tahapan pembangunan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban semuanya harus berlandaskan data yang valid di lapangan (by data).
Dengan sistem yang terarah dan berbasis data, diharapkan keputusan pimpinan dan program kerja SKPD dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat, sehingga pembangunan di Kalimantan Selatan berjalan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai target yang telah ditetapkan. (MC Kalsel/RL)






