BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS – Dorong peran generasi muda dalam kepemimpinan dan kesadaran kesehatan jantung, Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Kalimantan Selatan, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi, didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman hadir sebagai narasumber pada acara Kuliah Umum dan Launching Klub Jantung Sehat Remaja Bisnis Digital Politeknik Hasnur.
Kuliah umum yang mengusung tema ‘Peran Generasi Muda dalam Kepemimpinan yang Sehat dan Berdaya Saing’ ini dihadiri setidaknya 200an mahasiswa dan mahasiswi dari 7 program studi di Politeknik Hasnur, dan diselenggarakan pada Rabu (10/6/2026) pagi hingga jelang siang bertempat di Wetland Square, Banjarmasin.
Dalam kapasitasnya sebagai narasumber pada kuliah umum kali ini, drg Ellyana menyampaikan bahwa sehat dimulai sejak usia muda, yang kemudian dilanjutkan pesan drg Ellyana Trisya terkait kesehatan jantung.
“Sehat itu pasti dimulai dari muda, kita perlu memperhatikan gaya dan pola hidup. Cukup tidur dan istirahat, jauhi rokok dan asap rokok, seimbangkan gizi yang kita makan agar cukup protein, karbohidrat dan serat, awasi konsumsi gula dan makanan berlemak, awasi tekanan darah, serta rutin berolahraga,” pesan Ellyana.
Lebih lanjut Ketua YJI Provinsi Kalsel juga menyampaikan bahwa YJI sudah memiliki edukasi dalam menjaga kesehatan jantung, yang dirangkum dalam ‘Panca Usaha Jantung Sehat’, yang mengedukasi masyarakat bagaimana cara hidup sehat dan untuk pencegahan penyakit jantung.
Dalam kesempatan ini, Ellyana juga menyampaikan bahwa kepemimpinan yang sehat itu diawal dari ‘sehat diri’, yang dimulai dari mindset serta attitude yang baik.
“‘Sehat diri’ itu semua berawal dari mindset disertai attitude yang baik. Kemudian juga broad mindset(mindset luas) untuk terus bertumbuh, upgrade diri dan terbuka akan setiap perkembangan atau istilahnya ‘open minded’. Namun dalam hal open minded, kita tetap harus mempunyai filter dan prinsip, agar tidak melenceng dari tujuan seharusnya,”ujar Ellyana.
Kemudian, Ketua YJI Provinsi Kalsel juga menyampaikan bahwa kepemimpinan yang sehat terbentuk dari karakter diri sejak muda. Lebih lanjut, Ellyana Trisya juga menyampaikan kutipan terkait leadership atau kepemimpinan.
“Kepemimpinan yang sehat terbentuk dari karakter diri kita sejak muda. Mengutip kata-kata Dino Patti Djalal, leadership adalah ilmu, skill dan disiplin yang bisa diajarkan, dilatih dan diasah,” ujar Ellyana.
Selanjutnya, Ellyana juga menyampaikan kutipan dari sang Suami, Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman terkait peran kampus dalam memetakan dan mengenalkan potensi bakat mahasiswa.
“Saya juga ingin mengutip kata-kata dari Pak Hasnur tercinta, bahwa beliau ingin memaksimalkan peran kampus dalam membantu memetakan dan mengenalkan potensi bakat mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya dilihat pintar secara akademis, tetapi juga mempunyai kemampuan critical thinking, yakni berpikir kritis tanpa niat mencari celah, tetapi lebih berfokus pada ide, inovasi dan solusi. Kemampuan menganalisa masalah, creativity, collaboration dan problem solving yang baik,” papar Ellyana.
Jelang akhir paparannya sebagai narasumber, drg Ellyana Trisya menyampaikan bahwa bakat leadership bukan hanya membicarakan kepintaran tapi juga intuisi dan sensitivitas seseorang, bermental kuat, cepat bangkit dan jangan mudah menyerah serta jangan mudah terdistraksi oleh apa yang disajikan di sosial media.
“Kembali saya menyampaikan quotes Pak Wagub, bahwa generasi muda harus menjadi pribadi yang berintegrasi, bentuk karakter yang kuat, menjadi attitude yang baik dan terus asah skill agar bisa beradaptasi dengan perubahan jaman. Indonesia menunggu kalian generasi muda, untuk menjadi pemimpin yang dipanggil dan dipercaya. Jadilah versi terbaik dari diri sendiri untuk hari ini dan seterusnya. Kita semua tidak ada yang terlambat, kita hanya sedang menunggu waktu yang tepat untuk masing-masing,” pesan Ellyana menutup paparannya pada kuliah umum kali ini.
Ditemui usai kuliah umum, Ellyana kembali menyampaikan ucapan selamat kepada Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital Politeknik Hasnur yang sukses melaksanakan launching BD-Pulse, yang menjadi sarana edukasi dan sosialisasi terkait kesehatan jantung secara umum.
“Saya mengucapkan selamat kepada Politeknik Hasnur yang sudah melaksanakan launching BD-Pulse, yang merupakan sebuah aplikasi untuk screening kesehatan(bukan pengobatan) yang menjadi salah satu cara edukasi promotif, yang bekerjasama dengan YJI,” sampai Ellyana.
“Dan hari ini kami juga dari YJI menyampaikan materi tentang peran generasi muda dalam membangun kepemimpinan yang sehat dan berdaya saing. Mudah-mudahan apa yang kita sampaikan tadi dapat bermanfaat bagi generasi muda kedepannya,” tutup Ellyana mengakhiri wawancara.
Turut berhadir pada kegiatan ini, Sekretaris Umum dan Pimpinan Unit Hasnur Centre, Ketua Harian YJI cabang Provinsi Kalsel, Direktur dan Wakil Direktur, serta dosen, staf dan civitas akademika Politeknik Hasnur. (RL)






