LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS – Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Labuhanbatu resmi menetapkan Muskan Rambe, S.Pd. sebagai Ketua PBSI Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2030.
Muskablub yang digelar di Hall PB Mandala, Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, pada Minggu (28/6/2026), berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB dengan suasana tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan.
Forum tersebut dihadiri lima klub anggota yang memiliki hak suara, yakni PB Mandala, PB PPR, PB Pormild, PB Smash, dan PB RBS. Kegiatan juga mendapat pendampingan langsung dari PBSI Sumatera Utara yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan Organisasi, Wahyudi.
Pelaksanaan Muskablub merupakan langkah organisasi dalam menjaga kesinambungan kepengurusan setelah Ketua PBSI Labuhanbatu sebelumnya, M. Tohir Wijaya, mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Melalui forum musyawarah, seluruh klub anggota bersepakat segera melakukan konsolidasi agar roda organisasi, pembinaan atlet, serta program kerja PBSI tetap berjalan optimal.
Setelah melalui proses musyawarah dan penyampaian pandangan dari seluruh peserta, forum akhirnya secara sah menetapkan Muskan Rambe sebagai Ketua PBSI Kabupaten Labuhanbatu periode 2026–2030.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Muskan Rambe menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Muskablub.
“Terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya. Ini bukan tugas yang ringan, namun dengan kebersamaan seluruh klub dan pengurus, saya optimistis PBSI Labuhanbatu dapat berkembang lebih baik lagi,” ujar Muskan Rambe.
Ia menegaskan akan membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh klub anggota sebagai fondasi utama dalam memajukan organisasi. Menurutnya, sinergi antara pengurus, klub, pelatih, dan atlet menjadi kunci keberhasilan pembinaan bulu tangkis di Labuhanbatu.
Muskan juga menempatkan pembinaan atlet usia muda sebagai program prioritas agar prestasi bulu tangkis Labuhanbatu terus meningkat dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, penguatan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada prestasi akan menjadi fokus kepengurusan yang baru.
Keberhasilan pelaksanaan Muskablub mendapat apresiasi dari seluruh peserta karena dinilai mampu menghasilkan keputusan penting melalui mekanisme organisasi yang demokratis dan sesuai aturan.
Hasil Muskablub selanjutnya akan disampaikan kepada PBSI Sumatera Utara sebagai bagian dari proses administrasi organisasi. Dengan terbentuknya kepengurusan baru periode 2026–2030, PBSI Kabupaten Labuhanbatu diharapkan semakin solid dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi. (JP/RL)






