Batola  

Komisi II DPRD Barito Kuala Studi Komparatif ke BPBD DKI Jakarta, Dalami Strategi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Banjir

Komisi II DPRD Barito Kuala Studi Komparatif ke BPBD DKI Jakarta, Dalami Strategi Kesiapsiagaan dan Mitigasi Banjir

JAKARTA, REDAKSILINTAS.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala melaksanakan kunjungan kerja studi komparatif ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi dan bertukar pengalaman terkait kesiapsiagaan serta strategi penanggulangan bencana hidrometeorologi, khususnya banjir.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala dalam mempelajari berbagai praktik penanganan bencana yang diterapkan BPBD DKI Jakarta, mulai dari mitigasi risiko, pemantauan cuaca dan potensi banjir, penerapan sistem peringatan dini, hingga koordinasi lintas instansi dalam menghadapi situasi darurat.

Selain itu, pembahasan juga mencakup langkah-langkah penanganan darurat dan pemulihan pascabencana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.

Melalui studi komparatif ini, Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala diharapkan memperoleh wawasan dan referensi yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mendorong peningkatan efektivitas penanggulangan bencana di daerah.

Kabupaten Barito Kuala memiliki tantangan tersendiri dalam menghadapi potensi banjir dan bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, penguatan mitigasi, kesiapan personel, sistem informasi kebencanaan, serta koordinasi antarlembaga menjadi aspek penting yang perlu terus dikembangkan.

Hasil kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menyusun langkah-langkah penanggulangan bencana yang lebih terarah, responsif, dan terkoordinasi.

Dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat, upaya mitigasi serta penanganan bencana di Kabupaten Barito Kuala diharapkan semakin optimal, sehingga mampu melindungi keselamatan warga sekaligus meminimalkan risiko dan kerugian akibat bencana.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kebencanaan, demi mewujudkan masyarakat Barito Kuala yang lebih tangguh, siaga, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. (HY/RL)