BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil meraih dua prestasi dalam gelaran Kalsel Expo 2026. Prestasi tersebut yakni Juara Stan Favorit Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Juara III Lomba Memasak Antar-SKPD.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin kepada Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim pada acara penutupan Kalsel Expo 2026 di kawasan Perkantoran Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, Senin (17/8/2026) malam.
Usai penutupan, Muhamad Muslim menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak terlepas dari kerja keras dan semangat seluruh jajaran Diskominfo Kalsel dalam menyiapkan berbagai kegiatan interaktif dan edukatif bagi pengunjung.
“Alhamdulillah kita dinobatkan sebagai stan favorit dalam kategori SKPD. Ini menunjukkan upaya-upaya yang sudah kita lakukan untuk berinteraksi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik lomba maupun kegiatan edukasi, berhasil dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.
Muslim mengatakan, rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sekitar lima hari tersebut tidak hanya berorientasi pada hiburan. Stan Diskominfo Kalsel juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan pengetahuan, keterampilan, serta peningkatan kompetensi di bidang digitalisasi bagi berbagai kelompok usia.
“Selama kurang lebih lima hari ini, kita semua memberikan banyak pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi terkait dengan digitalisasi,” katanya.
Selain meraih penghargaan sebagai stan favorit, Diskominfo Kalsel juga berhasil menempati posisi ketiga dalam Lomba Memasak Antar-SKPD. Dalam lomba tersebut, Diskominfo Kalsel menyajikan nasi goreng “Acay (Acan Say),” yang merupakan kreasi nasi goreng sederhana dengan cita rasa yang mengangkat kuliner masa lalu.
Menurut Muslim, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Diskominfo Kalsel untuk terus melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.
“Alhamdulillah, dengan memasak nasi goreng sederhana yang disukai berbagai kalangan, kita dinobatkan sebagai juara ketiga. Mudah-mudahan ini juga memberikan motivasi kepada kita semua untuk mempertahankan kuliner bahari atau kuliner zaman dulu yang merupakan warisan nenek moyang agar selalu dilestarikan,” pungkasnya. (HY/RL)






