Halalbihalal Kepala Sekolah dan Pegawas Sekolah SMA/SMK se- Kalsel; Gubernur H. Muhidin Tekankan Keteladanan di Dunia Pendidikan

Halalbihalal Kepala Sekolah

BANJARBARU, REDAKSI LINTAS — Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin menekankan bahwa keteladanan, keikhlasan, dan kebersihan hati merupakan fondasi utama dalam dunia pendidikan yang disampaikan di hadapan kepala sekolah dan pengawas SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta se-Kalsel di Gedung Idham Chalid, Kota Banjarbaru pada Kamis (23/4/2026) pagi.

‎Momentum Halal Bihalal yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menjadi ajang penegasan kembali peran strategis tenaga pendidik dalam membangun generasi berkarakter.

‎Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Sari Tilawah yakni Muhammad Ghozi & Hj. Dwi Laksmi Wulandari. Dengan mengusung tema: “Satukan Hati, Pererat Silahturahmi, Tingkatkan Kinerja dan Kolaborasi Pendidik di Lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.”

‎Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 401 Kepala Sekolah se-Kalsel yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Di antaranya terdapat 208 kepala SMA, 127 kepala SMK, 38 kepala SLB, serta 38 pengawas pembina sekolah yang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

‎Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan kebersihan hati dalam dunia pendidikan.

‎Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh elemen pendidikan untuk memaknai kehidupan bermasyarakat dengan landasan hati yang bersih. Menurutnya, nilai tersebut merupakan kunci utama dalam membangun hubungan sosial yang harmonis dan bermakna.

‎Gubernur Kalsel menegaskan bahwa peran guru, kepala sekolah, dan pengawas tidak hanya sebatas menyampaikan ilmu melalui kata-kata, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Keteladanan, keikhlasan, serta kelapangan hati menjadi fondasi penting dalam memimpin dan mendidik generasi muda.

‎“Bapak-Ibu sekalian adalah garda terdepan dalam mewujudkan generasi Kalimantan Selatan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” ungkap Gubernur.

‎Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa peran tenaga pendidik sangat besar dalam membentuk masa depan anak-anak, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. Oleh karena itu, momentum kebersamaan ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk memperbarui semangat, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen dalam memajukan dunia pendidikan di Kalimantan Selatan.



‎Gubenur Kalsel juga mengajak para pendidik untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang inspiratif dengan menjaga integritas serta terus meningkatkan mutu pendidikan. Sehingga berharap lembaga pendidikan dapat menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik untuk tumbuh dan berkembang.

‎Kepada seluruh guru, Gubernur juga berdoa agar seluruh upaya dan pengabdian yang dilakukan mendapat ridha Allah SWT, serta membawa keberkahan bagi kemajuan pendidikan di Kalimantan Selatan.

‎Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan, H. Abdul Rahim mengajak seluruh insan pendidikan untuk menjadikan sebuah momentum sebagai titik awal dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan dunia pendidikan di daerah.

‎Dalam sambutannya, Abdul Rahim menegaskan bahwa para tenaga pendidik memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi yang cerdas, berbudaya, berkarakter, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kinerja serta mempererat kerja sama di antara seluruh elemen pendidikan.

‎“Melalui momentum ini, mari kita perkuat kolaborasi dan membangun komunikasi yang harmonis antara seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Kadisdikbud Kalsel, Abdul Rahim.

‎Kadisdikbud Kalsel, Abdul Rahim juga mengajak semua pihak untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.

‎Pada kesempatan tersebut, Abdul Rahim turut menyampaikan harapan agar kegiatan yang dilaksanakan dapat membawa manfaat nyata, mempererat hubungan antar pihak, serta meningkatkan kinerja dan kolaborasi bersama.

‎“Atas nama pribadi dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kami berharap langkah ke depan dapat dijalani dengan hati yang bersih dan semangat baru yang lebih baik,” harapnya.

‎Adapun Ketua Pelaksana yang juga mewakili kepala sekolah, H. Arusliadi selaku Ketua MKKS SMA Provinsi Kalimantan Selatan dalam laporannya bahwa menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dalam suasana sehat dan penuh kekeluargaan.

‎“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan pada kegiatan halal bihalal ini. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Arusliadi.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, khususnya Gubernur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi, atas kehadiran dan dukungan terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi motivasi bagi para kepala sekolah untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pendidikan.

‎Lebih lanjut, Arusliadi juga menekankan pentingnya momentum Idulfitri sebagai ajang untuk kembali kepada fitrah, saling memaafkan, serta memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

‎“Diperlukan sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara pemerintah daerah, dinas pendidikan, pengawas sekolah, serta seluruh kepala satuan pendidikan. Dengan koordinasi yang baik dan semangat kolaborasi, kita optimistis mampu menghadapi tantangan dan memajukan pendidikan di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

‎Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan koordinasi antar sekolah, pengawas, dan pemangku kebijakan, sehingga berbagai permasalahan pendidikan dapat diselesaikan secara bersama-sama. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA