REDAKSI LINTAS, BALANGAN – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan menyalurkan bantuan sosial kepada warga pascabanjir di Kabupaten Balangan.
Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan dengan menyasar Desa Mayanau dan Desa Sumsung, Kecamatan Tebing Tinggi, beberapa waktu lalu. Rombongan DWP Dinas PUPR Kalsel turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas PUPR Kalsel, Lola Luthfia Yasin, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut arahan dari Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Fathul Jannah Muhidin.
“Kedatangan kami ke sini setelah pascabanjir, untuk memberikan bantuan sesuai arahan dari Ibu Penasehat Dharma Wanita Persatuan Provinsi, Ibu Gubernur Kalimantan Selatan, dengan menyesuaikan kebutuhan yang diminta masyarakat setempat,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Lola menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi alat tulis kantor (ATK) untuk anak-anak, sembako, pakaian dalam, serta air mineral sebanyak 100 paket. Bantuan ATK diberikan untuk 200 anak, dengan penerima kurang lebih 68 anak per desa.
“Karena banjir sudah berlangsung lebih dari sepekan, masyarakat menyampaikan bahwa kebutuhan utama saat ini adalah ATK untuk anak-anak. Banyak dari mereka tidak sempat menyelamatkan perlengkapan sekolah, sehingga kesulitan untuk kembali belajar,” jelasnya.
Selain ATK, DWP Dinas PUPR Kalsel juga menyalurkan pakaian dalam untuk ibu-ibu dan bapak-bapak, serta bantuan sembako guna membantu kebutuhan sehari-hari warga pascabanjir.
Melalui kegiatan ini, Ia berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu anak-anak agar dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan baik.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat, terutama agar anak-anak bisa kembali belajar dan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” pungkas Lola. (MC Kalsel/RL)






