Bupati Labuhanbatu Hadiri Sidang Promosi Doktor dr. Fitrhia Aldy di USU, Tegaskan Komitmen Tingkatkan SDM Kesehatan

Sidang Promosi Doktor dr. Fitrhia Aldy

MEDAN, REDAKSI LINTAS – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., menghadiri sidang promosi doktor dr. Fitrhia Aldy pada Program Studi S3 Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU), yang berlangsung di Gedung Rektorat USU, Medan, Kamis (25/6/2026).

Kehadiran Bupati Maya Hasmita menjadi bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terhadap pengembangan pendidikan tinggi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan dr. Fitrhia Aldy meraih gelar doktor. Menurutnya, pencapaian akademik tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga merupakan kontribusi berharga bagi kemajuan dunia kesehatan di Indonesia.

“Keberhasilan meraih gelar doktor ini bukan sekadar kebanggaan pribadi atau keluarga, melainkan aset penting bagi kita semua. Kami berharap ilmu pengetahuan dan hasil riset yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Bupati Maya.

Bupati yang juga berprofesi sebagai dokter spesialis obstetri dan ginekologi itu menegaskan, sinergi antara dunia akademik, tenaga medis, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor kesehatan. Menurutnya, hasil penelitian yang lahir dari pendidikan doktoral diharapkan mampu melahirkan inovasi dan solusi yang berdampak langsung bagi pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Sumatera Utara dan Kabupaten Labuhanbatu.

Prosesi sidang promosi doktor berlangsung dengan khidmat dan lancar. Acara tersebut turut dihadiri jajaran guru besar, tim penguji, sivitas akademika, keluarga, kerabat, serta sejumlah tamu undangan yang memberikan dukungan dan ucapan selamat kepada dr. Fitrhia Aldy atas keberhasilannya meraih gelar akademik tertinggi tersebut.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan, khususnya di bidang kesehatan. (JP/RL)

Writer: JULIPEditor: RAHMA