BMKG Rilis Prospek Cuaca Mingguan Kalimantan Selatan, Waspadai Potensi Gelombang Tinggi

Prospek Cuaca

REDAKSI LINTAS, BANJARBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor merilis prospek cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 21 hingga 27 Januari 2026. Informasi tersebut disampaikan oleh Prakirawan Puteri Cahyaningsih mewakili Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, pada Rabu (21/1/2026).

Secara umum, kondisi cuaca Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian besar wilayah. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 65–98 persen.

Sementara itu, angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Timur Laut dengan kecepatan antara 5–35 km/jam.

Untuk prakiraan cuaca per wilayah, BMKG menyebutkan bahwa Kalimantan Selatan bagian Utara yang meliputi Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan pada periode 21–23 Januari maupun 24–27 Januari 2026.

Kondisi serupa juga terjadi di Kalimantan Selatan bagian Timur (Kotabaru dan Tanah Bumbu), bagian Selatan (Tanah Laut), serta bagian Barat yang mencakup Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Kota Banjarmasin, dan Banjarbaru.

BMKG juga menyampaikan bahwa tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem selama periode prakiraan tersebut. Namun demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat mencapai 2,5 meter di perairan Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru pada tanggal 21 hingga 24 Januari 2026, khususnya bagi perahu nelayan, kapal tongkang, dan kapal penyeberangan,” ujar Puteri Cahyaningsih.

Selain itu, BMKG mengingatkan adanya potensi pasang air laut maksimum di Perairan Muara Sungai Barito pada 21 Januari 2026 pukul 21.00 WITA dengan ketinggian hingga 2,5 meter, serta di Perairan Kotabaru pada 21–24 Januari 2026 pukul 17.00–21.00 WITA dengan ketinggian maksimum mencapai 2,7 meter.

BMKG turut mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat, di antaranya berhati-hati terhadap jalan licin, mewaspadai potensi tanah longsor, memperhatikan kondisi drainase, serta meningkatkan kewaspadaan bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dan wilayah pesisir terhadap potensi banjir bandang dan banjir rob. (MC Kalsel/RL)