REDAKSI LINTAS, OKI – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi, mengawali tahun 2026 dengan menggelar Safari Jumat di Masjid Al Ikhsan, Desa Kuripan, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten OKI, Jumat (2/2/2026).
Safari Jumat tersebut menjadi sarana bagi Bupati OKI beserta jajaran untuk mendengar, melihat, dan menyerap langsung aspirasi masyarakat di tingkat desa.
“Kalau sudah didatangi langsung, insya Allah akan terkenang di hati. Meski tidak mungkin hadir ke seluruh 327 desa di OKI, pemerintah tetap berupaya menghadirkan program pembangunan hingga ke tengah masyarakat,” ujar Muchendi.
Ia menambahkan, meski baru dua kali berkunjung ke wilayah tersebut, sejumlah program pemerintah telah dirasakan warga, salah satunya melalui perbaikan infrastruktur jalan desa.
Dalam kesempatan itu, Muchendi juga meninjau langsung kondisi rumah milik Asmawati, seorang nenek lanjut usia yang tinggal bersama anaknya yang berkebutuhan khusus. Rumah tersebut tampak tidak layak huni, dengan kondisi atap dapur yang berlubang sehingga air hujan langsung membasahi lantai kayu yang telah lapuk.
“Kami tidak punya uang untuk memperbaiki rumah. Untuk makan sehari-hari saja sudah susah,” ujar Asmawati.
Asmawati diketahui telah terdaftar sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, kondisi rumah yang ditempatinya membutuhkan penanganan segera.
Melihat kondisi tersebut, Bupati Muchendi meminta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) OKI untuk mengusulkan rumah Asmawati masuk dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Agar dimasukkan dalam program RTLH sehingga bisa segera diperbaiki,” kata Muchendi sembari menyerahkan bantuan tali asih.
Selain itu, rombongan Bupati OKI juga meninjau rumah tidak layak huni yang ditempati oleh tiga bersaudara, Muhammad, Susi, dan Ratih. Ketiganya tinggal di rumah berukuran sekitar 2 x 3 meter yang dinilai sangat tidak layak untuk dihuni.
“Sebelumnya mereka tinggal di kebun, lalu membangun rumah di sini. Kondisinya sangat kecil dan kurang layak,” ujar Ratih, bidan desa setempat.
Muchendi mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi kedua rumah tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten OKI akan mengupayakan renovasi secepatnya, terutama pada bagian atap dan struktur bangunan yang sudah tua dan berisiko roboh.
“Perbaikan akan diupayakan segera, terutama atap rumah yang mulai rusak serta struktur bangunan yang sudah tidak layak huni,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab OKI akan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKI agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan, mengingat saat ini tengah musim hujan.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Baznas agar perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga keluarga dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” kata Muchendi. (SH/RL)










