Batola  

Komisi II DPRD Barito Kuala Pelajari Program “Sekolah Kembali” di DKI Jakarta, Perkuat Upaya Tekan Anak Tidak Sekolah

Komisi II DPRD Barito Kuala Pelajari Program “Sekolah Kembali” di DKI Jakarta, Perkuat Upaya Tekan Anak Tidak Sekolah

JAKARTA, REDAKSILINTAS.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Jumat (16/10/2026), guna menggali informasi dan mempelajari penerapan program Sekolah Kembali sebagai salah satu langkah strategis dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS).

Kunjungan kerja ini menjadi upaya untuk memperkuat pemahaman mengenai kebijakan dan strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan anak-anak yang putus sekolah maupun belum mengakses pendidikan dapat kembali memperoleh haknya untuk belajar.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada pola identifikasi anak tidak sekolah, mekanisme pendataan, penelusuran faktor penyebab putus sekolah, serta langkah-langkah yang dilakukan untuk mendorong anak kembali mengikuti pendidikan.

Selain itu, Komisi II DPRD Barito Kuala juga mempelajari pentingnya koordinasi antarlembaga, pendampingan terhadap anak dan keluarga, serta dukungan yang diperlukan agar anak-anak dapat melanjutkan pendidikan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala berharap dapat memperoleh referensi dan praktik baik yang bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam mendukung pengembangan kebijakan pendidikan di daerah, khususnya dalam menangani persoalan Anak Tidak Sekolah.

Upaya tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan, tanpa terkendala kondisi sosial, ekonomi, maupun faktor lain yang dapat menghambat keberlanjutan sekolah.

Hasil kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala bersama instansi terkait untuk memperkuat sinergi, menyusun langkah strategis, serta menghadirkan solusi yang tepat sasaran dalam menekan angka Anak Tidak Sekolah.

Dengan mengoptimalkan pendataan, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor, diharapkan semakin banyak anak di Kabupaten Barito Kuala yang dapat kembali mengenyam pendidikan, meraih cita-cita, dan membangun masa depan yang lebih baik.

Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Karena itu, diperlukan komitmen bersama agar tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar dan setiap generasi memperoleh peluang untuk berkembang secara optimal. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA