Batola  

ISO PRO Perkuat Tata Kelola Publikasi dan Fasilitasi Kegiatan Kedewanan DPRD Barito Kuala

ISO PRO Perkuat Tata Kelola Publikasi dan Fasilitasi Kegiatan Kedewanan DPRD Barito Kuala

MARABAHAN, REDAKSILINTAS.COM – Sekretaris DPRD Kabupaten Barito Kuala, M. Haris Isroyani, S.Sos., mengembangkan inovasi melalui Proyek Perubahan dalam rangka mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026. Selasa (22/9)

Proyek Perubahan tersebut mengusung judul “ISO PRO: Strategi Optimalisasi Fasilitasi Kegiatan Kedewanan melalui Integrasi Standar Operasional Prosedur pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan.”

Salah satu implementasi ISO PRO diarahkan pada penguatan dan optimalisasi publikasi berita melalui website resmi DPRD Kabupaten Barito Kuala. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan fungsi website sebagai media informasi sekaligus dokumentasi berbagai kegiatan kedewanan.

Melalui penerapan ISO PRO, proses publikasi berita tidak hanya berorientasi pada penyampaian informasi, tetapi juga diarahkan agar memiliki alur kerja yang lebih terstandar dan terintegrasi. Proses tersebut mencakup pengumpulan bahan dan dokumentasi, penyusunan naskah berita, verifikasi informasi, penyuntingan, hingga publikasi pada website resmi DPRD Kabupaten Barito Kuala.

Standarisasi pada setiap tahapan diharapkan dapat memberikan kepastian dan konsistensi dalam proses publikasi. Dengan demikian, informasi mengenai kegiatan pimpinan dan anggota DPRD, komisi, alat kelengkapan DPRD, maupun Sekretariat DPRD dapat disajikan secara lebih terstruktur, akurat, lengkap, dan mudah diakses oleh masyarakat.

Sekretaris DPRD Kabupaten Barito Kuala, M. Haris Isroyani, S.Sos., menyampaikan bahwa penguatan sistem publikasi merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola kerja yang lebih efektif dan mendukung keterbukaan informasi publik.

“Melalui ISO PRO, kami ingin memastikan bahwa setiap tahapan dalam fasilitasi kegiatan kedewanan memiliki standar kerja yang jelas, termasuk dalam hal pengelolaan dan publikasi informasi. Dengan proses yang terintegrasi, informasi kegiatan DPRD diharapkan dapat tersampaikan secara lebih cepat, tepat, dan akuntabel,” ujarnya.

Proyek Perubahan tersebut selanjutnya diarahkan untuk diimplementasikan ke dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Kuala. Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan selama PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 tidak berhenti sebagai sebuah proyek perubahan, tetapi dapat menjadi bagian dari sistem kerja dan peningkatan tata kelola pelayanan di lingkungan Sekretariat DPRD.

Penerapan ISO PRO juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarbagian dalam mendukung fasilitasi kegiatan kedewanan. Adanya standar yang jelas akan membantu memastikan setiap proses berjalan sesuai tahapan, mulai dari pelaksanaan kegiatan hingga penyampaian informasi kepada publik.

Ke depan, implementasi ISO PRO diharapkan dapat mendukung terwujudnya sistem kerja Sekretariat DPRD Kabupaten Barito Kuala yang terstandar, efektif, responsif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan informasi publik kepada masyarakat.

Dengan demikian, optimalisasi publikasi melalui website resmi DPRD bukan sekadar menjadi sarana penyampaian berita, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun dokumentasi kelembagaan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Kabupaten Barito Kuala. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA