Polri  

Peduli Kesehatan Warga, Polsek Banjarmasin Utara Bagikan 1.000 Masker di Bundaran Kayu Tangi

Peduli Kesehatan Warga, Polsek Banjarmasin Utara Bagikan 1.000 Masker di Bundaran Kayu Tangi

BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak kabut asap, Polsek Banjarmasin Utara melaksanakan kegiatan pembagian masker secara gratis kepada masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Brigjen H. Hasan Basri, Bundaran Kayu Tangi, Pos Lantas Sultan, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Sunardi, S.A.P., bersama para Kanit dan personel Polsek Banjarmasin Utara.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Banjarmasin Utara membagikan sebanyak 1.000 lembar masker kepada masyarakat yang melintas, baik pengendara maupun pengguna jalan lainnya.

Pembagian masker ini merupakan salah satu bentuk empati dan kepedulian jajaran kepolisian terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mengurangi dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan. Penggunaan masker diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan debu dan partikel udara yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

Kapolsek Banjarmasin Utara AKP Sunardi, S.A.P., bersama personelnya tidak hanya membagikan masker, tetapi juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap.

Masyarakat yang menerima masker juga diingatkan agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan. Kepolisian mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat menimbulkan kabut asap dan berdampak terhadap kesehatan maupun lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Banjarmasin Utara mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi maupun kejadian kebakaran lahan di wilayah masing-masing.

Langkah tersebut dinilai penting karena pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Kesadaran bersama untuk tidak melakukan pembakaran lahan diharapkan dapat membantu menjaga kualitas udara sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, terutama apabila berada di luar ruangan dalam kondisi udara yang kurang baik. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi saluran pernapasan.
Kegiatan pembagian masker di kawasan Bundaran Kayu Tangi tersebut mendapat perhatian dari masyarakat yang melintas.

Kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pencegahan karhutla menunjukkan upaya kepolisian untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pelayanan serta kepedulian terhadap masyarakat.

Polsek Banjarmasin Utara berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan semakin memahami bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan dapat memberikan dampak luas, terutama ketika kondisi cuaca dan lingkungan mendukung terjadinya penyebaran asap.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, tertib dan terkendali. Seluruh rangkaian pembagian masker kepada masyarakat berjalan sesuai dengan rencana tanpa adanya kendala yang berarti.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Banjarmasin Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan pelayanan, edukasi dan kepedulian sosial.

Jajaran kepolisian mengajak masyarakat Kota Banjarmasin, khususnya warga Kecamatan Banjarmasin Utara, untuk bersama-sama menjaga kesehatan, menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

“Jaga kesehatan, waspadai kabut asap, dan bersama-sama cegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.”

Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan karhutla dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga lingkungan tetap aman, udara tetap terjaga, dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman. (Ags/RL)

Writer: AGUSEditor: RAHMA