Silaturahmi Menko Polkam di Kalsel, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Stabilitas Kunci Kemajuan Banua

Silaturahmi Menko Polkam di Kalsel, Wagub Hasnuryadi Tegaskan Stabilitas Kunci Kemajuan Banua

BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Menteri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Ri Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago melakukan silaturahmi dengan jajaran Forkopimda, Bupati dan Walikota se- Kalsel, tikoh masyarakat pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

Tampak hadir dalam silaturahmi itu Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman bersama Sekretaris Daerah H. Muhammad Syarifuddin bersama jajaran pimpinan SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas politik, keamanan, dan harmoni sosial sebagai fondasi utama pembangunan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Silaturahmi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago bersama Forkopimda Provinsi Kalsel, bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan, Forkopimda kabupaten/kota, serta tokoh masyarakat di Gedung Dr. KH. Idham Chalid Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Menko Polkam beserta rombongan ke Kalimantan Selatan. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kehadiran Bapak Menteri merupakan kehormatan bagi kami sekaligus menjadi energi untuk semakin memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga Kalimantan Selatan tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar Hasnuryadi.

Wagub menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga bergantung pada stabilitas politik dan keamanan. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, lembaga vertikal, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.

Hasnuryadi juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kerukunan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Kalimantan Selatan. Menurutnya, nilai persaudaraan, gotong royong, dan toleransi merupakan modal sosial yang harus terus dipelihara demi terciptanya suasana yang kondusif.

Sementara itu, Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan bahwa Kalimantan memiliki posisi yang sangat strategis sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), sekaligus penopang ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, posisi strategis tersebut menuntut sinergi yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penanganan kebakaran hutan dan lahan, pemberantasan pertambangan tanpa izin, illegal logging, penyelesaian konflik agraria, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.

“Kalimantan memiliki posisi yang sangat strategis. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus terus memperkuat kolaborasi agar setiap tantangan dapat dihadapi secara bersama-sama,” tegas Djamari.

Wakil Ketua II DPRD Batola Hadiri Silaturahmi Menko Polkam RI, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Hasnuryadi juga menyampaikan bahwa pemerintahan Presiden Republik Indonesia mengusung konsep President of Solutions, yakni pemerintahan yang berorientasi pada penyelesaian berbagai persoalan masyarakat secara cepat, tepat, dan terukur melalui program-program prioritas nasional.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan buku “Presiden Solusi” dari Menko Polkam RI kepada Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan di Banua.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhammad Syarifuddin, unsur Forkopimda Kalsel, para Bupati/Wakil Bupati se-Kalimantan Selatan, dan Tokoh Masyarakat. (HY/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA