Bupati Labuhanbatu Hadiri Tahlilan Almarhumah Umi Fitrah Zahara, Komitmen Bantu Pendidikan Anak yang Ditinggalkan

Bupati Labuhanbatu Hadiri Tahlilan Almarhumah Umi Fitrah Zahara, Komitmen Bantu Pendidikan Anak yang Ditinggalkan

LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., menghadiri doa bersama dan tahlilan hari ketiga wafatnya Almarhumah Umi Fitrah Zahara, istri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Labuhanbatu, Ustadz Rendi Fitra Yana, Lc., M.HI., yang digelar di Lingkungan Perlayuan, Kelurahan Pulo Padang, Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (25/7) malam.

Kehadiran Bupati Maya Hasmita menjadi wujud empati dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kepada keluarga yang tengah berduka. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Almarhumah Umi Fitrah Zahara.

“Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar Almarhumah Umi Fitrah Zahara. Saya bersaksi bahwa almarhumah adalah pribadi yang baik, rendah hati, penyabar, dan seorang istri yang salehah,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maya Hasmita juga menyampaikan komitmennya untuk membantu pendidikan anak bungsu almarhumah agar kelak dapat mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter. Ia turut mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk mendoakan agar Almarhumah diampuni segala dosa, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Bupati juga mengapresiasi kehadiran masyarakat, tokoh agama, serta para pejabat yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti doa bersama sebagai bentuk ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap sesama.

Sementara itu, Ustadz Rendi Fitra Yana selaku suami sekaligus ahli waris menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta para pelayat yang telah memberikan doa, dukungan, dan pendampingan sejak almarhumah menjalani perawatan hingga proses pemakaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Labuhanbatu yang telah memberikan perhatian dan fasilitas kepada almarhumah selama menjalani perawatan di rumah sakit. Terima kasih juga kepada Bapak Kapolres Labuhanbatu yang telah mendampingi kami sejak di rumah sakit hingga pelaksanaan fardu kifayah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ustadz Rendi juga mengenang perjalanan hidup bersama almarhumah selama 14 tahun 7 bulan membina rumah tangga.

“Almarhumah telah mendampingi saya selama 14 tahun 7 bulan. Beliau menitipkan empat orang anak yang insyaallah akan kami didik menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, membanggakan orang tua, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Menutup penyampaiannya, Ustadz Rendi kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, para tetangga, sahabat, dan seluruh pentakziah yang telah membantu serta mendampingi keluarga sejak awal hingga pelaksanaan doa bersama.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan tausiah dan penyampaian pesan takziah oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Labuhanbatu, Ustadz H. Abdul Hamid Zahid, serta perwakilan Alumni Al-Azhar Mesir yang disampaikan oleh Ustadz Ali Bata Ritonga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., Staf Ahli Bupati, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat yang hadir untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir kepada Almarhumah. (JP/RL)

Writer: JULIPEditor: RAHMA