BANJARBARU, REDAKSI LINTAS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai langkah memperkuat ekonomi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin MY usai peluncuran operasional 1.061 Koperasi Merah Putih se-Indonesia yang dilaksanakan di Nganjuk dan diresmikan langsung oleh Prabowo Subianto secara daring, Sabtu (16/5/2026).
Rahmaddin mengatakan, Kalimantan Selatan menargetkan pembangunan sebanyak 2.013 koperasi. Hingga saat ini, proses pembangunan telah berjalan pada 546 koperasi dan sebanyak 45 koperasi di antaranya telah menyelesaikan pembangunan gerainya.
“Ini menjadi harapan kita ke depan, sebagaimana amanat Bapak Presiden, bahwa koperasi harus menjadi unsur yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta memperkuat ekonomi masyarakat,” kata Rahmaddin.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus menjadi wadah pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam mendukung percepatan program tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI dan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi.
“Kita terus berkolaborasi dengan teman-teman TNI agar seluruh proses yang dilaksanakan benar-benar sesuai regulasi dan tepat peruntukannya. Kita juga terus berkonsultasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Koperasi, agar seluruh pelaksanaan koperasi ini dapat kita kawal sepenuhnya,” jelasnya.
Rahmaddin menambahkan, dukungan pemerintah daerah tidak hanya pada pembangunan gerai koperasi, tetapi juga mencakup pendampingan sarana dan prasarana hingga koperasi dapat beroperasi secara optimal.
Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terkait dukungan dan pendampingan terhadap koperasi dan UMKM.
“Kita mendukung sepenuhnya pendampingan kepada seluruh koperasi dan UMKM agar dapat mendukung visi misi gubernur, khususnya misi ketiga yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, merata, dan berbasis syariah melalui koperasi,” ucapnya.
Terkait target operasional seluruh gerai koperasi pada Agustus mendatang sebagaimana arahan Presiden, Rahmaddin optimistis Kalimantan Selatan dapat terus mempercepat proses pembangunan koperasi yang masih berjalan.
“Dari target 2.013 koperasi, saat ini sudah berproses 546 koperasi dan 45 koperasi telah selesai gerainya. Ke depan kita terus menunggu penyelesaian koperasi lainnya agar semuanya bisa kita dukung bersama,” pungkasnya. (RL)






