BANJARMASIN, REDAKSI LINTAS – Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman turut menghadiri pembukaan Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/Tambun Bungai Tahun 2026 (Kodam XXII/TB), pada Kamis (09/04/2026) di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin.
Kejuaraan yang berlangsung pada 8 – 11 April 2026 ini dibuka Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus mewakili Pangdam Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.
Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII 2026 se-Kalselteng diikuti 1.523 peserta, dari 10 kontingen Forki kabupaten/kota se Kalsel ditambah perguruan-perguruan di bawah naungan Kodim se-Kalselteng.
Pada kesempatan itu, Wagub Hasnuryadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang yang menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Wagub Hasnuryadi lalu menekankan bahwa prestasi bukan satu-satunya tujuan, melainkan penanaman nilai-nilai sportivitas dan persatuan yang jauh lebih penting.
“Yang paling penting adalah menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, fair play, dan persatuan. Semoga nilai-nilai tersebut tidak hanya dipegang oleh atlet, tetapi juga pelatih dan semua yang terlibat di sini,” ujarnya kepada wartawan usai pembukaan acara.
Sementara itu, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, S.AP., M.Sc., dalam sambutannya mengatakan bahwa Kejuaraan Karate Piala Pangdam XXII/TB merupakan wujud nyata komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam membina potensi generasi muda serta memajukan cabang olahraga bela diri karate di wilayah Kalsel dan Kalteng.
“Kejuaraan Karate yang kita laksanakan ini bukan sekadar ajang perebutan piala dan medali, melainkan sarana penting untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya dalam sambutan yang dibacakan Danrem 101/Ant.
Sebelumnya, Ketua panitia H Yuni Abdi Nur Sulaiman HB menyebut, agenda pelaksanaan Kejuaraan Piala Pangdam XXII Tambun Bungai disertai penataran Wasit Juri untuk mendapatkan sertifikat kompetensi.
Hal ini bertujuan meningkatkan standar kualitas Wasit Juri yang terus berkembang, sesuai WKF (World Karate Federation), badan pengatur internasional tertinggi untuk olahraga karate yang diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC). (Red/RL)






