PARINGIN, REDAKSI LINTAS – Kerusakan jalan di kawasan Muara Pitap-Lingsir dikeluhkan masyarakat pengguna jalan. Ruas tersebut merupakan salah satu jalur alternatif yang kerap digunakan warga untuk menuju Jalan Nasional A. Yani.
Sejumlah titik di badan jalan mengalami kerusakan dan berlubang, sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat yang melintas setiap hari.
Salah seorang pengguna jalan, Barkat, mengaku kondisi jalan tersebut cukup mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.
“Kerusakan jalan ini sangat menyulitkan kami saat beraktivitas, apalagi kalau membawa barang atau sedang terburu-buru,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat hujan turun, lubang-lubang di jalan tergenang air sehingga pengendara kesulitan melihat kedalaman lubang dan berpotensi membahayakan.
“Kalau hujan, lubangnya tertutup air. Kami jadi tidak tahu mana yang dalam dan mana yang tidak. Itu cukup berisiko bagi pengendara,” tambahnya.
Barkat berharap pemerintah daerah segera memberikan solusi agar kondisi jalan tersebut dapat segera diperbaiki demi kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Balangan, Rina Ariyani, menyampaikan bahwa ruas jalan Muara Pitap–Lingsir telah masuk dalam rencana peningkatan pada tahun anggaran 2026.
“Insya Allah sudah ada paketnya di tahun anggaran 2026 ini dengan nama kegiatan Peningkatan Jalan Muara Pitap–Lingsir,” jelas Rina, Selasa (11/2/2026).
Ia menambahkan, pengerjaan peningkatan jalan tersebut kemungkinan akan dilanjutkan hingga tahun anggaran 2027, menyesuaikan dengan tahapan dan ketersediaan anggaran.
“Untuk pelaksanaannya kemungkinan bersambung ke tahun anggaran 2027,” tambahnya.
Adapun panjang ruas jalan yang akan ditangani oleh pihaknya sekitar 1,5 kilometer.
Dengan adanya rencana peningkatan tersebut, diharapkan kondisi Jalan Muara Pitap-Lingsir dapat segera membaik dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat yang melintas. (MC Balangan/Infopublik/RL)






