LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS — Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Labuhanbatu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur melalui kegiatan Sosialisasi. Kamis (5/2/2026).
Pengabdian kepada Masyarakat dan Program Studi Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam mendukung pengembangan kompetensi aparatur sesuai dengan kebijakan pembinaan ASN dan penguatan sistem merit di lingkungan Kementerian Agama.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Labuhanbatu di ikuti para penyuluh agama Islam, penghulu, serta Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Labuhanbatu.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi komprehensif terkait peluang pendidikan lanjutan bagi aparatur Kemenag tanpa mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi kedinasan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu, Dr. H. Asbin Pasaribu, MA, dan dipandu oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr.(c) Darmansyah Siagian, MA.P.
Sisela acara Kemanag Labuhanbatu Asbin Pasaribu menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur melalui pendidikan formal merupakan kebutuhan penting dalam menjawab tantangan pelayanan keagamaan yang semakin dinamis.
“Pendidikan lanjutan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalitas aparatur. Hal ini sejalan dengan tuntutan regulasi dan kebijakan pembinaan ASN, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun secara nasional melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN), guna mewujudkan aparatur yang kompeten dan berintegritas,” ujarnya.
Lanjutnya ” saya juga berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh aparatur, khususnya penyuluh agama, penghulu, dan pegawai Kemenag Labuhanbatu, untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik sebagai bagian dari pengembangan karier dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ucapnya.
Usai Kemenag membuka acara di lanjutkan Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Labuhanbatu, Dr.(c) Darmansyah Siagian, M.A.P, yang juga alumni UIN Sumatera Utara menyampaikan “pentingnya kesiapan aparatur dalam menghadapi dinamika regulasi dan perkembangan zaman. Ia mendorong para ASN, termasuk PPPK, untuk mempersiapkan diri melalui peningkatan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari strata satu (S1), strata dua (S2), hingga strata tiga (S3), sebagai bagian dari investasi kompetensi dan profesionalitas aparatur,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sumatera Utara, Dr. Maraimbang Daulay, MA, memaparkan berbagai program studi serta sistem layanan akademik yang telah disesuaikan dengan kebutuhan aparatur negara.
Menurutnya, UIN Sumatera Utara terus melakukan inovasi dalam sistem perkuliahan guna memberikan kemudahan akses pendidikan bagi ASN, termasuk fleksibilitas dalam proses pembelajaran.
“UIN Sumatera Utara berkomitmen memberikan layanan akademik yang adaptif dan berkualitas, sehingga aparatur Kementerian Agama dapat melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tanggung jawab kedinasan,” jelasnya
Dalam acara antusiasme peserta terlihat dari sesi dialog interaktif yang membahas berbagai aspek, mulai dari pilihan program studi, sistem perkuliahan, hingga mekanisme pelayanan akademik. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh informasi yang dapat mendukung pengembangan kompetensi dan karier mereka ke depan.
Salah satu peserta, Dr. Syafaruddin Siagian, ASN PPPK Penyuluh Agama Islam yang juga alumni UIN Sumatera Utara dan doktor di bidang Fiqih Kontemporer, menyampaikan harapannya agar aparatur terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan. Ia menilai peningkatan kompetensi akademik merupakan bagian penting dalam memperkuat kualitas pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu berharap dapat memperkuat sinergi dengan UIN Sumatera Utara dalam mendukung pengembangan SDM aparatur yang unggul, profesional, dan berdaya saing. Upaya ini diharapkan mampu mewujudkan aparatur Kementerian Agama yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu memberikan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas kepada masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan SDM unggul menuju Indonesia maju. ( julip effendi)






