Daerah  

Resmi Ditutup, Wabup Herman Susilo : Pasar Rakyat Perputaran Uang Tembus Rp 1,5 Miliar

Wabup Batola

REDAKSI LINTAS, MARABAHAN – Pasar rakyat bagian dari kemeriahan perayaan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Kuala (Barito Kuala) resmi berakhir. Wakil Bupati (Wabup) Barito Kuala, Herman Susilo, secara resmi menutup gelaran Pasar Rakyat yang dipusatkan di Lapangan 5 Desember, Marabahan, pada Rabu malam (21/01).

Acara penutupan berlangsung meriah dengan kehadiran ribuan warga yang memadati lapangan hijau tersebut. Penampilan penuh energi dari Big Boss Band asal Banjarmasin sukses menghibur masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Koperindag Barito Kuala, Hery Sasmita, S.STP, M.AP, mengungkapkan data yang cukup impresif selama 10 hari pelaksanaan kegiatan. Meski tercatat hanya 99 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdaftar secara resmi, antusiasme pedagang sangat tinggi hingga mencapai 300 PKL yang turut meramaikan lokasi.

“Berdasarkan data harian yang kami kumpulkan, total perputaran uang atau transaksi belanja masyarakat selama 10 hari mencapai Rp1,5 Miliar,” ujar Hery.

Selain menjadi pusat ekonomi kreatif, Pasar Rakyat tahun ini juga berfungsi sebagai pusat pelayanan publik terpadu. Tercatat ribuan orang memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah daerah diantaranya Layanan Kesehatan, Perpustakaan Keliling dan Pengguna Layanan lainnya sehingga total sebanyak 1.876 orang terlayani.

Wakil Bupati Herman Susilo, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Beliau menekankan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan mesin penggerak ekonomi lokal.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Kita berharap ke depan acara seperti ini bisa dikemas lebih meriah dan penuh inovasi lagi, sehingga UMKM di daerah kita bisa terus meningkat kelasnya,” tutur Herman. (Diskomfo/RL)

Writer: HERYUEditor: RAHMA