LABUHANBATU, REDAKSI LINTAS – Sebanyak 216 calon jamaah haji asal kabupaten Labuhanbatu mengikuti kegiatan manasik haji sebagai bagian dari persiapan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai syariat Islam.
Pelaksanaan manasik di aula asrama haji Rantauprapat Minggu 15/2/2026 ini dipandu oleh petugas dari Kementerian Agama Republik Indonesia bersama para pembimbing ibadah haji yang telah berpengalaman.
Dalam kegiatan tersebut, para calon jamaah mendapatkan materi mulai dari rukun dan wajib haji, tata cara tawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga praktik lempar jumrah.
Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST yang hadir dilokasi menyampaikan bahwa manasik haji sangat penting untuk membekali jamaah agar lebih siap, baik secara fisik maupun mental, selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci. “Melalui manasik ini, kami berharap seluruh calon jamaah memahami tata cara ibadah dengan benar sehingga dapat menjalankan haji dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.
Jamri mengatakan Ibadah haji bukan sekedar perjalanan fisik melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan mental dan pemahaman tata cara yang benar, oleh karena itu kegiatan manasik haji ini sangatlah penting.
“Ada tiga hal penting yang harus ditekankan yaitu, pemahaman syariat, kesehatan fisik dan kesabaran dan kebersamaan,” katanya.
Lebih lanjut, Wabup menyampaikan Pemkab terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, mulai dari persiapan di daerah hingga pemberangkatan menuju Embarkasi. Kami titipkan doa kepada bapak dan ibu sekalian saat berada di tempat – tempat mustajab nanti.
“Mohon doakan kabupaten labuhanbatu agar diberikan keberkahan, kesejahteraan dan dijauhkan dari mara bencana,” ujarnya.
Wabup berharap kepada seluruh calon jemaah haji kabupaten labuhanbatu agar benar – benar mengikuti manasik haji, karena kegiatan ini sangat penting untuk bekal kita nanti pada saat melaksanakan ibadah di tanah suci.
“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekuatan dan kemudahan bagi bapak dan ibu dalam menjalankan ibadah haji di tanah suci nanti,” tutupnya.
Kakan Kementerian Haji dan Umroh Dr. H. Mahdan Munthe, MA, menyampaikan jumlah jemaah haji kabupaten labuhanbatu tahun 1447 H/2026 M, berjumlah 216 jemaah, ia berharap para jemaah diberikan kesehatan dan kekuatan dalam melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah haji nanti di tanah suci.
Ditempat yang sama, Kakan Kemenag Labuhanbatu Asbin Pasaribu M.Ag, menyampaikan pelaksanaan haji tahun 2025 memang berada di bawah naungan Kementerian Agama, dan mulai tahun 2026, urusan haji secara struktural ditangani oleh Kemenhaj.
Selain materi ibadah, peserta juga diberikan edukasi terkait kesehatan, keselamatan perjalanan, serta aturan selama berada di Arab Saudi. Petugas kesehatan turut mengingatkan jamaah, khususnya lanjut usia, agar menjaga kondisi tubuh dan rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Kegiatan manasik berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para calon jamaah mengikuti setiap sesi dengan serius, termasuk simulasi praktik ibadah yang digelar di lapangan terbuka.
Dengan mengikuti manasik ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan baik, mandiri, serta mematuhi seluruh ketentuan selama berada di Tanah Suci.
Turut hadir Staf Ahli Bupati, Kadis Sosial, Diskominfo, Para Tokoh Agama, Para Petugas Haji, Para Jamaah Haji dan Tamu Undangan Lainnya. (Red/RL)






